Berita Politik

Bursa Calon Pilgub Sulut 2024 Mulai Ramai, Ini Kata Pengamat Politik Soal Peluang PDIP

Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka menilai, hal tersebut otomatis akan memunculkan figur lain guna dijadikan kandidat.

Penulis: Mejer Lumantow | Editor: Rizali Posumah
Shutterstock
Ilustrasi pemilu. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pemilu Kepala Daerah khususnya Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) tahun 2024 mulai ramai dibicarakan, sebab hak ini akan menjadi tantangan tersendiri bagi PDI Perjuangan dikarenakan tidak mungkin memasangkan kembali duet andalan Olly Dondokambey - Steven Kandouw (OD-SK). 

Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka menilai, hal tersebut otomatis akan memunculkan figur lain guna dijadikan kandidat.

"Beberapa figur dari internal dari PDI Perjuangan  berpeluang menjadi bakal calon kandidat Gubernur di tahun 2024, seperti Wagub Sulut yang telah 2 periode, SK, Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) yang telah masuk periode jabatan ke 2 kali, James Sumendap (JS), figur baru potensial yang telah sukses menaklukan Minahasa Utara dalam Pemilihan Bupati yang lalu, Joune Ganda (JG)," beber Tumbelaka. 

Menurutnya, tiga figur ini akan memiliki peluang besar selain figur lainnya, tiga figur ini memiliki popularitas yang cukup baik dan memiliki basis massa yang telah terlihat. 

"Dan mereka akan semakin kuat 'nilai jualnya' jika didampingi sejumlah figur dari internal PDI Perjuangan yang akan menempati posisi sebagai calon Wakil Gubernur," ujarnya.

Jika nanti PDI Perjuangan Sulut telah menentukan, maka akan semakin kuat dikarenakan secara peta kekuatan politik di Sulut, PDI Perjuangan sedang diatas angin dan cukup mendominasi sejumlah kabupaten / kota sehingga memiliki peluang relatif cukup kuat melalui kombinasi kekuatan figur plus mesin politik dari parpol.

Terkait tantangan sampai saat ini dari luar PDI Perjuangan untuk Pemilu Gubernur tahun 2024 sampai saat ini masih terlihat 2

"stock" lama, yaitu Ketua DPD I Partai Golkar (PG) Sulut, Christiany E Paruntu (CEP) dan politisi senior yang juga Bupati Talaud saat ini, Elly Lasut. 

Kata Tumbelaka, dua figur ini selain memiliki popularitas relatif bagus juga telah membuktikan berhasil mengantar sosok andalannya tembus ke DPR-RI. 

Selain itu 2 figur ini telah berpengalaman dalam kontestasi Pemilihan Gubernur Sulut sebagai kandidat Gubernur.

"Pada Pemilihan Gubernur Sulut tahun 2024 akan dilihat apakah bakal calon lawan dari PDI Perjuangan melakukan koalisi atau tidak, jika melakukan koalisi lintas parpol dan berpeluang terjadi head to head alias pertarungan 2 pasang calon maka PDI Perjuangan harus lebih jeli lagi mencermatinya guna memainkan strategi menuju kemenangan," paparnya.

Dikarenakan figur andalannya, OD, sudah tidak bisa terjun langsung sebagai kandidat andalan. 

"Hal ini dikecualikan jika OD sebelum setengah periode jabatan telah ditugaskan PDI Perjuangan masuk jajaran kabinet, jika ini terjadi berpeluang OD akan ditampilkan kembali sebagai figur andalan di Pemilu Gubernur tahun 2024.

Salah 1 point-nya adalah PDI Perjuangan harus kerja lebih keras lagi karena tidak adanya figur OD dalam kontestasi Pemilu Gubernur berikut," pungkas Tumbelaka. (Mjr)

Gempa Bumi di Darat Jumat (4/6/2021), Berikut Ini Info BMKG Kekuatan Magnitudo dan Titik Lokasinya

PT Mitsubishi Motors Buka Lowongan Kerja Terbaru, Cari Banyak Karyawan, Ini Cara Pendaftarannya

Jokowi Ingin KKB Papua Kembali ke NKRI, Utamakan Komunikasi Meski Sudah Dikepung Pasukan Elite

Sumber: Tribun Manado
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved