Terkini Nasional
Anak 4 Tahun Diajak Ayah Masuk Kamar, Lihat Langsung Selingkuhan Tidur dengan Papa di Atas Ranjang
Dalam perselingkuhan ini, RA mengajak anaknya usia 4 tahun hasil perkawinannya dengan JW ke kontrakan itu.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Seorang pria yang bekerja sebagai Karyawan PT Angkasa Pura II berinisil RA dihujat serta dicaci maki setelah digerebek istrinya, JW di rumah kontrakan Jalan Cempaka/Gaperta Ujung, Gang Bachtiar, Kota Medan bersama selingkuhannya.
Lebih parah lagi dalam perselingkuhan ini, RA mengajak anaknya usia 4 tahun hasil perkawinannya dengan JW ke kontrakan itu.
Menurut saksi mata Diza, perselingkuhan RA dengan S sebenarnya sudah lama diendus JW.
RA sering tidak pulang ke rumah.
Sebelum penggerebekan dilakukan pada Senin (31/5/2021) malam, RA dikabarkan sudah tidak tinggal serumah dengan istrinya selama lebih kurang setahun belakangan.
"Laki-lakinya ini sudah jarang pulang. Setelah dicari tahu, ternyata dia (RA) ngontrak rumah bersama perempuan lain," kata Diza, Selasa (1/6/2021).
Mirisnya, selama melakoni perselingkuhan, RA membawa anaknya yang masih berusia 4 tahun.
Anak perempuannya itu diduga kerap menyaksikan RA tidur bareng dengan selingkuhannya itu.
"Jadi dia ini sering mengatasnamakan pekerjaannya kalau pergi sama selingkuhannya. Baru sekarang kedapatan," kata Diza.
Dalam rekaman video singkat yang diperoleh www.tribun-medan.com, suasana penggerebekan RA dengan selingkuhannya berlangsung riuh.
Dalam video itu terdengar teriakan sejumlah wanita.
Ada yang menangis, ada juga yang menghujat pegawai PT Angkasa Pura II itu.
Terdengar dalam video seorang wanita berteriak sambil menunjuk anak perempuan RA yang masih berusia 4 tahun.
"Ini anaknya. Dibawa tidur sama wanita simpanannya," teriak seorang wanita dalam video.
Adapula terdengar bahwa RA sebenarnya sudah ketahuan selingkuh sejak jauh hari.
Kala itu, RA mengalami kecelakaan.
Di rumah sakit, S, perempuan selingkuhan itu datang menjenguk RA.
"Dia berbulan-bulan enggak pulang. Enggak berani mengusir selingkuhannya," teriak seorang wanita.
Dalam rekaman video itu terlihat pula seorang lelaki paruh baya yang diketahui merupakan pemilik kontrakan.
Laki-laki itu merasa dibohongi RA, karena tempatnya dijadikan sebagai ajang perzinahan.
"Kau bohong sama aku ya. Ini rumah adik ku," kata pria berkepala plontos tersebut.
Pria itu bilang, bahwa kampungnya selama ini bersih dari perbuatan zina.
"Jangan bikin malu aku. Kampung ini bersih," kata laki-laki tersebut.
Sementara itu menurut JW suaminya itu sudah ketahuan selingkuh sejak Desember 2020 lalu.
Kala itu, JW curiga melihat perubahan sikap RA.
Tiap kali ditanya, alasannya selalu ada keperluan dinas.
"Dari bulan 12 tahun 2020 itu sebenarnya saya sudah curiga. Cuma saya pendam-pendam aja," kata JW, Selasa (1/6/2021).
Berkat Kecerdikan JW
Lama kelamaan, JW yang tak tahan dengan sikap suaminya mulai memberanikan diri mencari tahu dimana suaminya berada.
Saking penasarannya, JW sempat meminta aparat kepolisian untuk melacak keberadaan RA.
"Kalau saya tanya dimana, dia selalu nggak mau jawab. Lalu saya datang ke Polrestabes Medan untuk minta bantuan," kata JW.
Di Polrestabes Medan, JW meminta agar handphone milik suaminya dilacak.
Dari hasil tracking yang dilakukan polisi, diketahuilah keberadaan RA.
"Yang buat saya kesal, dia bawa anaknya ke kontrakan itu. Tidak seharusnya anak saya ini melihat kelakuan ayahnya yang seperti itu," tandas JW.
Sejak mengetahui keberadaan suaminya, JW memberanikan diri datang ke lokasi yang dituju.
Pada Senin (31/5/2021) malam, JW datang seorang diri.
Ketika dia tiba di depan rumah kontrakan, tampak RA, pegawai PT Angkasa Pura II bergegas pergi.
"Lalu saya hubungi keluarga, itu lah langsung kami gerebek," jelas JW.
Semenjak selingkuh dengan janda anak satu, JW mengaku tak dinafkahi oleh RA.
Sudah tiga bulan lamanya, JW bersama anak keduanya hidup tanpa diberikan apa-apa oleh RA.
"Anak saya yang kedua ini masih berusia tujuh bulan," katanya.
JW meminta suaminya dipecat dari pekerjaan.
Menurut JW, apa yang dilakukan RA, suaminya sangat kejam.
"Ya, kalau bisa ditindaklah. Bila perlu dipecat saja," jelas JW, Selasa (1/6/2021).
Dia berharap, ada tindakan nyata dari PT Angkasa Pura II.
"Dia memang tugas sebagai Avsec di PT Angkasa Pura II. Makanya saya minta dia dijatuhi sanksi," ungkap JW.
Humas PT Angkasa Pura II Bandara Kualanamu, Novita Maria Sari mengaku masih mencari tahu sosok RA ini.
Memang, kata Novita, dia sempat melihat informasi soal kabar penggerebekan oknum pegawai yang disebut-sebut bertugas di Bandara Kualanamu.
"Kami akan mencari tahu lebih lanjut orang yang dimaksud," kata wanita yang akrab disapa Ovi ini.
Bahkan, kata dia, PT Angkasa Pura II ditag sejumlah orang di media sosial.
"Yang namanya RA kan cukup banyak ya. Tentu kami akan melakukan kroscek lebih lanjut," kata Ovi, Selasa (1/6/2021).
Ovi mengatakan, kalaupun nanti pria yang digerebek selingkuh itu benar adalah pegawai PT Angkasa Pura II, tentu yang berhak memberikan hukuman adalah atasan dari divisi yang bersangkutan.
Sejauh ini, Ovi masih berupaya berkoordinasi dengan pimpinannya.
"Kalau soal itu (sanksi), mungkin kebijakannya PSDM ya," kata Ovi.
Dia pun meminta waktu untuk mengecek lebih lanjut masalah ini.
Sebab, kata Ovi, dia belum bisa berkomentar banyak sebelum tahu duduk perkara yang sebenarnya. (TribunJakarta.com)
SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:
Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Karyawan PT Angkasa Pura Selingkuhi Janda, Anaknya Usia 4 Tahun Diajak, Istri Gerebek Kontrakan