Breaking News:

Warga Hanyut di Sungai

Polres Bolmong Tegaskan Nurdin Paputungan Tewas Terseret Arus Sungai

Kepada Tribun Manado, Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Batara Indra mengatakan tak ada tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban.

Istimewa.
Anggota Polres Bolmomg ketika mengevakuasi mayat Nurdin Paputungan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado -- Polisi akhirnya membeberkan alasan kematian dari Nurdin Paputungan, warga Desa Totabuan, Kabupaten Bоlmоng, Sulawesi Utara.

Kepada Tribun Manado, Kasat Reskrim Polres Bolmong AKP Batara Indra mengatakan tak ada tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban.

"Sudah kami periksa tubuhnya dari luar, dan tak ada tanda kekerasan," tegasnya. 

Ia menambahkan jika saat ini pihak keluarga tak mau melakukan otopsi terhadap jenazah korban. 

Oleh karena itu, pihak Polres Bolmong langsung menyerahkan jenazah tersebut kepada keluarganya. 

"Bisa pastikan korban tewas akibat terseret sungai," tegasnya. 

Selain itu, sungai yang akan disebrangi oleh Nurdin juga baru saja selesai banjir. 

"Jadi arusnya sangat kuat, ini mungkin yang jadi penyebab korban terseret sungai," tegasnya. 

Jenguk Sang Anak 

Nurdin Paputungan (65) ternyata ingin bertemu dengan anaknya yang ada di Desa Ibolian sebelum ditemukan sudah tak bernyawa di Sungai Ongkang, Kamis (3/6/2021).

Halaman
1234
Penulis: Nielton Durado
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved