Breaking News:

Semua Peserta Upacara Kenakan Pakaian Adat 

Beruntung kita bangsa Indonesia, mendapatkan harta warisan yang tak ternilai harganya

Penulis: Rul Mantik
Editor: Charles Komaling
ist
Kenakan pakaian adat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Memperingati Hari Lahir Pancasila, Senin 1 Juni 2021, Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, menggelar upacara.

Upacara itu dilaksanakan di ruang pertemuan lantai 4 Kantor Bupati Minsel. Seluruh pejabat hadir dalam upacara yang pesertanya sangat terbatas.

Uniknya, saat upacara, Bupati Minahasa Selatan, Franky Donny Wongkar dan Wakil Bupati Petra Yani Rembang, mengenakan pakaian adat suku Minahasa.

Bupati mengenakan setelan pakaian adat berwarna hitam dengan corak emas, sedangkan Wakil Bupati mengenakan pakaian adat merah.

Pejabat daerah yang hadir, juga yang mengenakan pakaian adat. Hanya saja, ada yang hanya memakai seragam Korpri dan baju batik.

Bupati Minsel, Franky Wongkar, usai upacara mengatakan, Hari Lahir Pancasila harus dijadikan momentum oleh seluruh elemen warga Minahasa Selatan untuk membangun bangsa.

"Turut serta membangun bangsa, adalah dengan melaksanakan tugas-tugas keseharian kita dengan penuh tanggung jawab dan kerja keras," kata Franky Wongkar.

Diakuinya, warga Minsel tengah melewati masa-masa sulit karena pandemi Covid-19. Namun, dia berkeyakinan, dengan nilai-nilai Pancasila, warga Minsel akan mampu melewatinya.

"Dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, yang di dalamnya ada persatuan dan gotong-royong, maka kita akan bisa melewati masa-masa sulit ini, dan akan keluar menjadi pemenang," papar Franky Wongkar.

Nilai-nilai Pancasila, kata Sekretaris PDIP Provinsi Sulawesi Utara itu, terbukti mampu membawa bangsa Indonesia untuk bertahan dari berbagai macam ideologi.

"Beruntung kita bangsa Indonesia, mendapatkan harta warisan yang tak ternilai harganya oleh para pendiri bangsa, yaitu Pancasila dan Undang-Undang Dasar Tahun 1945," imbuh bupati yang baru terpilih itu.

Upacara dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Semua peserta upacara harus melewati tim pemeriksa di lantai 4 Kantor Bupati Minsel.

Sebelum masuk, peserta upacara harus mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

Saat memasuki ruangan, suhu tubuh peserta diperiksa. Kewajiban memakai masker, sudah disampaikan sejak peserta masih ada di luar ruangan.

Di dalam ruangan pun, tempat duduk diatur berjauhan. Tidak diperkenankan untuk melakukan kontak tubuh antar undangan. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved