Sabtu, 18 April 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengantin Loncat dari Hotel

Jenazah Gerald Suatan Dimakamkan, Sang Ibu: Selamat Jalan Kaptenku

Gerald alias Alen akhirnya dimakamkan sekira pukul 15.00 Wita. Sepanjang prosesi ibadah, keluarga Alen tak henti-hentinya menangis.

Penulis: Isvara Savitri | Editor: Rizali Posumah
tribunmanado.co.id/Isvara Savitri
Prosesi pemakaman Gerald Farlen Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tangisan keluarga Gerald Farlen Suatan pecah ketika pemakaman tiba, Minggu (30/5/2021).

Gerald alias Alen akhirnya dimakamkan sekira pukul 15.00 Wita.

Sepanjang prosesi ibadah, keluarga Alen tak henti-hentinya menangis.

Bahkan sang ibunda terlihat lemas dan terus menggumamkan nama anaknya.

"Selamat jalan anakku, selamat jalan kaptenku," ucap ibunda Alen saat meletakkan bunga di atas peti jenazah anaknya.

Sedangkan kekasih Alen yang akrab disapa Meis terlihat terus menangis hingga suaranya terdengar parau.

Prosesi pemakaman Gerald Farlen Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021)
Prosesi pemakaman Gerald Farlen Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021) (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Ia bahkan tak mampu berdiri berjalan mengantarkan sang kekasih menuju tempat peristirahatan terakhir.

Ia tampak diantar menggunakan mobil hingga ke tempat pemakaman umum (TPU) yang tak jauh dari rumah Alen.

Sepanjang perjalanan hingga sampai di TPU ia terus menangis hingga badannya lemas.

Prosesi pemakaman Gerald Farlen Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021)
Prosesi pemakaman Gerald Farlen Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021) (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

Meis terpaksa harus dipapah oleh beberapa orang.

Jack selaku perwakilan keluarga kembali menegaskan bahwa keluarganya yakin Alen terjatuh.

Hal ini berdasarkan keterangan adek Alen yang berusia sekitar 12 tahun dan melihat langsung kejadian tersebut.

Suasana rumah duka Gerald Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021).
Suasana rumah duka Gerald Suatan di Desa Tateli 3, Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara, Minggu (30/5/2021). (tribunmanado.co.id/Isvara Savitri)

"Adeknya bilang bahwa Alen berjalan cepat sampai menabrak railing balkon," jelas Jack.

Railing Balkon yang tingginya hanya sekitar 50 cm tak mampu menahan tubuh Alen yang kemudian membuatnya terjatuh. (*)

Doa Memohon Kepada Allah Agar Diberi Keputusan yang Baik

Besaran Gaji ke-13 PNS TNI Polri dan Pensiunan Tahun 2021, Siap-siap Cair 1 Juni 2021

Prediksi Wenny Lumentut Tepat, Chelsea Juara Liga Champions

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved