Breaking News:

Demonstrasi di Myanmar

Masih Ingat Junta Myanmar? Dulu Rebut Pemerintahan Aung San Suu Kyi, Kini Punya Tandingan

Pemerintah tandingan Junta Myanmar akan membentuk Pasukan Pertahanan Rakyat, bertujuan menyaingi angkatan bersenjata yang sekarang menguasai Myanmar

Editor: Alpen Martinus
STR via AFP
Anak 7 tahun ditembak mati Junta militer Myanmar. Seorang polisi (tengah) mengacungkan senapannya dalam bentrokan melawan massa yang ikut dalam demonstrasi menentang kudeta militer Myanmar di Naypyidaw, pada 9 Februari 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID- Demonstrasi warga Myanmar menolak pemerintahan junta militer terus berlanjut.

Dulunya mereka melawan bermodalkan suara dan banyak yang terbunuh.

Kini perlahan mereka mulai melakukan perlawanan dengan senjata.

Pemerintah tandingan Junta Myanmar akan membentuk Pasukan Pertahanan Rakyat yang bertujuan menyaingi angkatan bersenjata yang saat ini menguasai Myanmar.

Baca juga: Bocah 7 Tahun Tewas Ditembak Junta Militer Myanmar di Rumahnya, Demonstran Disebut Sebabkan AnarkiRAKYAT Myanmar Melawan, Bentuk Pasukan Tandingan, Siap Perangi Junta Militer
Polisi antihuru-hara bergerak untuk membubarkan pengunjuk rasa di Myanmar.(AP)

Dilansir Reuters, National Unity Government (NUG) mengumumkan angkatan bersenjata yang baru dibentuknya

sudah menyelesaikan pelatihan militer gelombang pertama. Dalam video yang dirilis Yee Moon,

Menteri Pertahanan NUG pada Jumat (28/5/2021), tampak sekelompok pasukan yang tampil dengan memakai seragam.

"Militer ini dibentuk oleh pemerintah sipil resmi. Pasukan Pertahanan Rakyat harus sejalan dengan rakyat dan melindungi rakyat.

Kami akan berjuang memenangkan pertempuran ini," kata seorang perwira dalam video itu.

Baca juga: Junta Militer Myanmar Terancam Digulingkan dengan Revolusi, Ini Sumpah Pemimpin Sipil

Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing.
Panglima AD Myanmar Jenderal Min Aung Hlaing. (AFP/YE AUNG THU)

Video itu juga memperlihatkan sekitar 100 personel berbaris di lapangan berlumpur di tengah hutan.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved