Pembunuhan Marsela Sulu
Kronologi Penemuan Jenazah Ferry Kalesaran Terduga Pembunuh Marsela Sulu
Tim Inafis Polda Sulut mengevakuasi mayat yang diduga merupakan jenazah FK di Desa Koha Jaga 4, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara
Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Tim Inafis Polda Sulut mengevakuasi mayat yang diduga merupakan jenazah FK di Desa Koha Jaga 4, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (28/5/2021).
Diketahui, sesosok mayat yang diduga FK terduga pelaku pembunuhan sadis, bocah Marsela Sulu (13) menghebohkan warga Sulut di Desa Koha, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).
Sosok tubuh yang sudah hitam membusuk, ditemukan Resmob Polda Sulut di tepi sungai dekat Desa Koha.
Saat ini pihak Kepolisian sudah membawa jenazah untuk di otopsi dan langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Sebelumnya, jenazah telah lebih dulu ditemukan oleh Kepala Lingkungan Jaga Empat Sonny Rori.
Baca juga: Penampakan Lokasi Resepsi, Calon Pengantin Pria Tewas Loncat dari Lantai 7 Hotel di Manado
Ia pun mengungkapkan kronologi penemuan jenazah terduga FK saat diwawancarai Tribunmanado.co id.
Awalnya mereka menerima laporan dari warga mengalami mati air.
"Kemudian kami pergi memeriksa pipa sambungan yang ada di kebun di bawah bukit dekat dengan Kantor Hukum Tua Desa Koha," ujarnya.
"Saya bersama tiga orang di antaranya seorang pemuda dan rekan saya bapak James Moningka pada pukul 09.00 Wita," ucapnya.
Saat mereka menuruni bukit ke arah lokasi pipa air, mulai tercium bau menyengat, bau bangkai.
"Kami pun turun terus ke arah bau bangkai tersebut, sekaligus singgah ke tempat pipa untuk memperbaiki saluran air yang ada di dekat sungai," ujarnya.
Sementara memperbaiki saluran air, mereka melihat sebuah tas tidak jauh dari lokasi pipa air yang diduga milik jenazah FK.
"Kemudian kira-kira dua meter di depan kami melihat sepasang sendal berwana hitam yang juga diduga milik jenazah FK dan dari situ baunya sudah sangat menyengat,"ucapnya.
Mereka pun turun untuk memastikan dan benar saja jenazah yang diduga merupakan FK sudah ditemukan membusuk dengan leher tergantung pada tali tambang di atas pohon.
Mengetahui hal itu mereka pun langsung menghubungi Hukum Tua dan pihak Kepolisian Sektor Pineleng.
Tidak lama berselang tim Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulut langsung turun kelokasi untuk mengevakuasi jenazah.
Baca juga: Sebelum Diteguhkan Dalam Nikah, Pengantin Pria Loncat dari Gedung Lantai 7
Baca juga: KRONOLOGI Lengkap Penemuan Mayat Terduga Pembunuh Bocah di Koha, Ditemukan Tak Jauh dari Rumahnya
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/penemuan-jenazah-ferry-kalesaran.jpg)