Breaking News:

Pembunuhan Marsela Sulu

Ini Pandangan Psikolog Terkait Kejadian Heboh di Desa Koha

Sesosok mayat yang diduga Ferry Kalesaran (FK) terduga pelaku pembunuhan, bocah Marsela Sulu (13)  ditemukan  membusuk di Desa Koha jaga 4

Penulis: Andreas Ruauw | Editor: David_Kusuma
Istimewa
Theophany Kumaat 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sesosok mayat yang diduga Ferry Kalesaran (FK) terduga pelaku pembunuhan, bocah Marsela Sulu (13)  ditemukan  membusuk di Desa Koha jaga 4, Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

Peristiwa itu pun menjadi beban tersendiri bagi keluarga FK, dimana anggota keluarganya yang kini masih berada di kediaman mereka, sangat berpotensi mendapat sanksi sosial baik di dunia maya maupun di lingkungam sekitar.

Menanggapi hal itu, seorang pengamat psikologi yang merupakan Dosen Jurusan Ilmu Psikologi, Unima Theophany Kumaat memberikan tanggapan, Jumat (28/5/2021).

Ia mengatakan, untuk keluarga korban perlu diadakan pendekatan bagusnya dari tokoh masyarakat atau tokoh agama untuk bisa menerima keadaan saat ini.

Baca juga: Olly Dondokambey Kagum Dominasi Manchester City, Steven Kandouw Idolakan Pep Guardiola

"Karena kuncinya adalah penerimaan diri. Bukan menerima perbuatan yang dilakukan oleh pelaku tetapi menerima bahwa keadaan tidak bisa kembali seperti semula.

Keluarga perlu diberikan pengertian bahwa menghindar dan menyangkal tidak akan dapat mengubah keadaan," ucapnya.

Theophany mengimbau kepada keluarga untuk sementara sebaiknya keluarga menghindari penggunaan media sosial.

"Komentar netizen akan hilang dengan berjalannya waktu.

Sanksi sosial memang tidak dapat dihindari, jadi memang sangat memerlukan penerimaan diri dari keluarga," pungkasnya

Seperti diberitakan Tim Inafis Polda Sulut mengevakuasi mayat yang diduga merupakan jenazah FK di Desa Koha Jaga 4, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, Jumat (28/5/2021).

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved