Breaking News:

Berita Sitaro

Buntut Kejadian Bocah Tersengat Listrik, DPRD Sitaro Hearing PLN ULP Siau

DPRD Sitaro mengundang pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau dalam forum rapat dengar pendapat, Selasa (24/05/2021).

tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Suasana hearing DPRD Sitaro dengan PLN ULP Siau. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Belum lama ini, masyarakat Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), khususnya warga Kampung Deahe Kecamatan Siau Timur digemparkan dengan peristiwa meninggalnya dua bocah di daerah tersebut akibat tersengat listrik.

Mereka adalah Syalomitha Sasambe (10) serta Gisheril Katuhu (11).

Buntut dari kejadian itu, DPRD Sitaro mengundang pihak PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Siau dalam forum rapat dengar pendapat, Selasa (24/05/2021).

Selain mengundang pimpinan PLN ULP Siau, hearing yang dipimpin Ketua DPRD Djon Janis ini juga menghadirkan perwakilan keluarga korban.

Menurut Ketua DPRD Sitaro Djon Janis, dalam hearing itu, pihak keluarga menyatakan tidak lagi mempersoalkan kejadian tersebut.

Namun demikian, PLN ULP Siau diminta untuk memperhatikan kondisi korban yang selamat. Di mana saat ini, korban atas nama Firsa Lontolawa (11) mengalami trauma berat pasca kejadian memiluhkan itu.

Suasana hearing DPRD Sitaro dengan PLN ULP Siau
Suasana hearing DPRD Sitaro dengan PLN ULP Siau (tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses)

"Intinya adalah dari pihak keluarga yang diwakili oleh bapak Bawihu menyampaikan bahwa keluarga sudah tidak mempersoalkan atau membawa ke ranah hukum. Tetapi pihak keluarga memohon kepedulian dari pihak PLN untuk dapat bertemu dengan keluarga secara langsung dan dapat memperhatikan korban yang masih hidup agar PLN memfasilitasi pengobatan secara psikologis," terang Janis, Kamis (27/05/2021).

Selain itu, perwakilan keluarga dan para anggota DPRD Sitaro berharap agar peristiwa yang menelan korban jiwa akibat sengatan aliran listrik menjadi kejadian terakhir.

Untuk itu, PLN ULP Siau diminta segera melakukan pembenahan terhadap kondisi jaringan kelistrikan di semua wilayah di Kabupaten Sitaro.

"Dari pihak keluarga maupun semua anggota dewan meminta agar kejadian di Deahe adalah yg terakhir kalinya, sehingga diharapkan dari pihak PLN dapat membenahi semua jaringan yang berpotensi membayakan masyarakat," ungkap Janis sembari menyebut harapan lain agar pihak PLN ULP Siau menggiatkan edukasi kepada masyarakat baik secara langsung maupun lewat pemerintah kelurahan dan kampung terkait bahaya jaringan listrik.

Halaman
12
Penulis: Octavian Hermanses
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved