Breaking News:

TRIBUN BAKU DAPA

Roland Roeroe: Direksi Siap Kerjasama dengan Investor, Akui PD Pasar Punya Utang Miliaran Rupiah

Begitu dipercayakan memimpin Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado, Direktur Utama PD Pasar Manado, dr Roland Roeroe menyatakan kesiapan dia

tribun manado/ronald moha
TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Direktur Utama PD Pasar, dr Roland Roeroe 

MANADO, TRIBUNMANADO.CO.ID - Begitu dipercayakan memimpin Perusahaan Daerah (PD) Pasar Kota Manado, Direktur Utama PD Pasar Manado, dr Roland Roeroe menyatakan kesiapan dia dan seluruh direksi untuk mewujudkan visi misi Wali Kota Manado, Andrei Angouw dan Wakil Wali Kota, Richard Sualang mewujudkan pasar tradisional yang nyaman dan aman.

Pertama menurut Roland,  struktur PD Pasar Manado akan dibenahi berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) 54/2017 tentang BUMD PD Pasar akan berubah nama menjadi Perusahaan Umum Daerah (PUD). Selain itu, koordinator pasar akan berubah nama menjadi manager.

“Sesuai PP 54/2017 tentang BUMD disebutkan BUMD terdiri dari Perusahaan Umum Daerah dan Perusahaan Perseroan Daerah,” ujar Roland Roeroe dalam bincang-bincang di Tribun Baku Dapa yang dipandu Jurnalis Tribun Manado, Aswin Lumintang, Selasa (25/05/2021).

TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Direktur Utama PD Pasar, dr Roland Roeroe
TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Direktur Utama PD Pasar, dr Roland Roeroe (tribun manado/ronald moha)

Roland menjelaskan, koordinator pasar akan menjadi manager. Misalnya di Pasar Bersehati, Pasar Pinasungkulan, Pasar Rakyat Buha, Pasar Orde Baru, Pasar Restorasi dan Shopping Center dan Jalan Roda (Jarod) nantinya akan dipimpin oleh seoran manager.

Khusus karyawan saat ini berjumlah 600-an lebih. ''Saat ini kami sedang melakukan restrukturisasi karyawan berupa assesment, untuk mengetahui kompetensi seluruh karyawan, '' ujarnya.

Artinya karyawan akan direkrut berdasarkan kemampuan, kompetensi sehingga nanti benar-benar profesional.

Roland juga memastikan, seluruh kewajiban direksi terhadap karyawan dan pihak ketiga akan dibayar. ''Cuma sekarang kami sedang menunggu hasil audit dari Inspektorat, sehingga bisa diketahui berapa sebenarnya kewajiban yang harus dibayar ke karyawan, kemudian utang ke pihak ketiga, '' ujar Badan Pengawas Primer Koperasi Ikatan Dokter Indonesia Pusat.

Saat ditanya berapa sebenarnya utang manajemen kepada karyawan dan pihak ketiga, Roland mengatakan, dia belum bisa memberikan jawaban pasti karena masih dilakukan penghitungan oleh Inspektorat. ''Nanti juga siapa saja yang bertanggungjawab harus mempertanggungjawabkannya secara hukum dan ketentuan yang berlaku, '' ujarnya.

Roland juga mengakui ada utang dari manajemen lalu yang jumlahnya miliaran rupiah. ''Mungkin ada di kisaran satu miliar. Tetapi tepatnya kita tunggu bersama hasil audit dari Inspektorat, '' ujarnya.

Dia juga memastikan, untuk percepatan pengembangan Pasar Tradisional di Kota Manado, pihaknya terbuka dengan investor yang mau menanamkan modal dan ikut serta membangun.

Dia menambahkan, pihaknya juga sudah memindahkan Kantor PD Pasar yang sebelumnya berada di Pasar Orde Baru Paal Dua ke Shopping Center. ''Tujuannya untuk memberi semangat baru kepada direksi dan seluruh karyawan. Kami melihat kantor di Paal Dua sudah tidak layak, '' ujarnya.

TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Direktur Utama PD Pasar, dr Roland Roeroe
TRIBUN BAKU DAPA - Bersama Direktur Utama PD Pasar, dr Roland Roeroe (tribun manado/ronald moha)

Dewan Pengawas PD Pasar Manado:
Ketua : Novie Lumowa
Sekretaris : Philip Sondakh (Asisten II)
Anggota : Marko Tampi

Direksi PD Pasar Manado :
Direktur Utama : Roland Roeroe
Direktur Umum : Lucky Senduk
Direktur Pengembangan : Jeffrie Salilo
Direktur Operasional : Irving Biki

Penulis: Aswin_Lumintang
Editor: Aswin_Lumintang
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved