Breaking News:

Keluarga Korban Tanah Longsor di Kelurahan Pateten Diimbau Pindah

Jadi melihat situasi di lapangan yang cukup ekstrem, dan cukup rawan untuk penanganan secara manual.

Christian Wayongkere
tanah longsor 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Robert Ruddy Wongkar Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bitung, menyampaikan solusi yang sesegera mungkin dibuat untuk upaya penanggulangan bencana alam tanah longsor.

Di sebuah rumah permanen, milik Keluarga Haji - Lawarakan di RT 13 lingkungan 2 Kelurahan Pateten III Kecamatan Maesa Kota Bitung, Provinsi Sulut.

"Jadi melihat situasi di lapangan yang cukup ekstrem, dan cukup rawan untuk penanganan secara manual. Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas PUPR dan Dinas Perkim Kota Bitung, kami arahkan ke keluarga untuk sementara mengevakuasi diri. Jangan dulu beraktifitas di rumah apalagi dapur," jelas Robert Wongkar Kalaksa BPBD Kota Bitung, Rabu (26/5/2021).

Robert Wongkar menjelaskan, kalau penanganan manual berisiko struktur tanah sudah labil, saat melakukan pekerjaan dari bawah berpotensi terjadi longsor apalagi upaya membuat tanggul darurat juga berisiko. Sehingga dilakukan kajian hingga perhitungan untuk dilaksanakan.

Lanjut Wongkar, beruntung dari peristiwa bencana alam tanah longsor ini tidak ada korban jiwa hanya korban material di bagian dapur sudah longsor, kamar mandi berpotensi kena longsor susulan dan tempat masak temboknya sudah mulai retak.

Untuk mengantisipasi peristiwa musibah bencana alam khususnya tanah longsor, Kepala Kecamatan (Camat) Maesa H Posumah tak hentinya menghimau warganya untuk hati-hati dan waspada.

Mengingat di sejumlah wilayah Kecamatan Maesa berpotensi terjadi tanah longsor.

"Saat ini kan cuaca kurang baik, hujan deras. Sehingga kami imbau kepada masyarakat di daerah rawan longsor, mencari tempat aman ketika turun hujan hingga badai. Lalu melanjutkan aktifitas ketika cuaca normal," kata Camat H Posumah.

Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait, terlebih khusus pemerintah kelurahan kepala Lingkungan (Pala) dan Ketua RT. Untuk menyampaikan jika ada rumah warga yang berpotensi terjadi bencana seger di laporkan.

Selain itu menurut Camat Maesah H Posumah, pihaknya bersama BPBD Kota Bitung akan melakukan sosialisasi terkadi dengan mitigasi becana, agar masyarakat bisa tau apa yang harus dilakukan, meminimalisasi dampak atau risiko saat terjadi bencana.

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved