Breaking News:

Berita Bolsel

Petani Bolsel Mengeluh Soal Kelangkaan Bibit Jagung, DPKP Sebut Bantuan Belum Masuk 

Sejumlah Kelompok Tani di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengaku susah mendapatkan bibit jagung

Tribun Manado / Nielton Durado
Kadis DPKP Bolsel Marwan Makalalag. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Sejumlah Kelompok Tani di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) mengaku susah mendapatkan bibit jagung. 

Seperti diungkapkan oleh Alfian, salah satu warga petani asal Desa Tabilaa, Kecamatan Bolaang Uki. 

Ia mengeluhkan soal kelangkaan bibit jagung di saat masa tanam.

Saat ditemui, Afian mengaku jika saat ini sudah akan masuk pada musim tanam. 

Namun pihaknya belum mendapatkan bantuan bibit jagung dari pemerintah.

Baca juga: BSPS di Kabupaten Bolsel Sudah Masuk Suplai Bangunan Tahap 1 

“Bagaimana mau bercocok tanam, kalau saat ini saja sulit mendapatkan bibit jagung,” kata Afian, Senin (24/5/2021).

Dikatakannya, kelangkaan itu terjadi saat memasuki musim tanam seperti ini sehingga menyulitkan masyarakat yang mengandalkan hidup pada sektor tersebut.

Terkait dengan kelangkaan itu, ia hanya pasrah menerima keadaan karena stok bibit belum ada.

“Kami mohon kepada pihak terkait, khususnya pemerintah untuk dapat mendengarkan keluhan kami,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bolsel Marwan Makalalag saat dihubungi melalui WhatsApp mengatakan, jika stok untuk bibit jagung saat ini belum ada.

Halaman
12
Penulis: Nielton Durado
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved