Jumat, 12 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Gempa Bumi

Gempa Bumi Tadi Dini Hari Selasa (25/5/2021), Ini Magnitudo dan Titik Pusat Gempa

Info gempa bumi BMKG terjadi pada Selasa (25/5/2021) dini hari. Diketahui gempa tersebut mengguncang wilayah Indonesia tadi dini hari pukul 02:46 WIB.

Tayang:
Penulis: Glendi Manengal | Editor: Glendi Manengal
Internet
Ilustrasi gempa bumi 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Info gempa bumi BMKG terjadi pada Selasa (25/5/2021) dini hari.

Diketahui gempa tersebut mengguncang wilayah Indonesia tadi dini hari pukul 02:46 WIB.

Berikut ini penjelasan BMKG dan titik pusat gempa.

Baca juga: Anak Buah Kapolri Idham Aziz Pesta Narkoba, Teler Saat Digrebek Anggota di Villa

Baca juga: Pengakuan Pelaku yang Keroyok Anggota TNI AL: Korban Terlihat Bolak-balik hingga Diteriaki Maling

Baca juga: Gempa Bumi di Laut Tadi Malam Jam 10, Terjadi di 1 Titik, 4 Daerah Merasakan, Info BMKG

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisik (BMKG) gempa bumi ini terjadi di Tahuna-Kep. Sangihe, Sulawesi Utara pukul 02:46 WIB, Selasa (25/05/2021).

Informasi BMKG gempa bumi terkini berkekuatan magnitudo 5,1

BMKG menambahkan lokasi gempa bumi berada di Koordinat: Lok:5.68 LU,125.00 BT

Pusat gempa tepatnya berada di 236 km BaratLaut Tahuna-Kep. Sangihe, Sulawesi Utara.

Diketahui gempa bumi ini berada di kedalaman 10 kilometer.

Menurut keterangan BMKG gempa bumi tersebut tidak berpotensi tsunami.

Arahan BMKG hati-hati potensi gempa susulan kemungkinan terjadi.

Berikut unggahan BMKG : "#Gempa Mag:5.1, 25-Mei-21 02:46:03 WIB, Lok:5.68 LU,125.00 BT (236 km BaratLaut TAHUNA-KEP.SANGIHE-SULUT), Kedlmn:10 Km, tdk berpotensi tsunami #BMKG

Berikut Penjelasan Lengkap Mengenai skala MMI

dilansir dari https://www.bmkg.go.id/gempabumi/skala-mmi.bmkg

Skala MMI I-II

TIDAK DIRASAKAN (Not Felt) Tidak dirasakan atau dirasakan hanya oleh beberapa orang tetapi terekam oleh alat.

Skala MMI III-

Dirasakan oleh orang banyak tetapi tidak menimbulkan kerusakan. Benda-benda ringan yang digantung bergoyang dan jendela kaca bergetar.

Skala MMI VI

KERUSAKAN RINGAN (Slight Damage) Bagian non struktur bangunan mengalami kerusakan ringan, seperti retak rambut pada dinding, genteng bergeser ke bawah dan sebagian berjatuhan.

Skala MMI VII-VIII

KERUSAKAN SEDANG (Moderate Damage) Banyak Retakan terjadi pada dinding bangunan sederhana, sebagian roboh, kaca pecah. Sebagian plester dinding lepas. Hampir sebagian besar genteng bergeser ke bawah atau jatuh. Struktur bangunan mengalami kerusakan ringan sampai sedang.

Skala MMI IX-XII

KERUSAKAN BERAT (Heavy Damage) Sebagian besar dinding bangunan permanen roboh. Struktur bangunan mengalami kerusakan berat. Rel kereta api melengkung. (*)

Tanda-tanda akan terjadinya gempa bumi

1. Munculnya Awan Gempa

Awan ini posisinya tegak atau berdiri, bentuknya bagaikan angin puting beliung, pohon atau batang.

Awan yang bentuknya aneh ini terbentuk disebabkan beberapa faktor, yang salah satunya adalah karena adanya gelombang elektromagnetis yang ada akibat adanya patahan atau pergeseran lempeng bumi pemicu gempa berkekuatan hebat dari bawah bumi.

Gelombang elektromagnetis itu kemudian ’menyerap’ daya listrik pada awan, inilah yang nantinya mengakibatkan terbentuklah awan yang seolah-olah tegak.

Walaupun begitu, sering kali munculnya awan ini bukan karena gelombang elektromagnetis, melainkan karena pengaruh angin dan lain sebagainya. Jadi meskipun sudah ada awan ini, belum bisa dipastikan bahwa tempat kamu pasti mengalami gempa.

2. Periksa Alat Elektronik di Rumahmu Apakah Mengalami Gangguan Aneh

Ketika akan terjadi gempa bumi, umumnya peralatan elektronik akan mengalami gangguan yang tidak wajar.

Misalnya lampu neon yang redup, mesin fax yang berkedip dan terus mengalami kegagalan saat transmisi data, ataupun televisi yang mengeluarkan suara ‘brebet’.

Jika semua hal itu terjadi, kemungkinan besar akan terjadi gempa bumi. Ini terjadi karena memang sedang ada gelombang elektromagnetik dengan frekuensi tinggi di daerah kamu.

3. Perhatikan Tingkah Laku Hewan yang Gelisah dan Tiba-tiba Menghilang

Biasanya fenomena seperti ini bisa sering terjadi, entah itu penyebabnya pemanasan global ataupun memang ada pertanda lain.

Jika kamu memiliki piaraan atau banyak binatang di sekelililing tempat kamu berada, maka kamu harus waspada seandainya bila-bila saja polah hewan-hewan tersebut berubah.

Beberapa hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetik yang kuat. Oleh sebab itu hewan-hewan tersebut kebanyakan akan kabur dan menyelamatkan diri terlebih dulu sebelum gempa terjadi.

4. Terlihatnya Cahaya Gempa

Cahaya gempa yang dimaksud meskipun sudah jarang muncul mungkin saja merupakan tanda jika nanti akan timbul gempa yang sangat besar.

Cahaya ini hanya sekilas saja nampaknya dan biasanya orang-orang akan menghubungkan kejadian ini dengan UFO ataupun Alien.

Jadi, kalau kamu mendengar adanya berita mengenai cahaya aneh yang terlihat di tempat kamu, maka sebaiknya kamu siap siaga tentang gempa yang kemungkinan akan terjadi.

5. Gempa Kecil Yang Merupakan Tanda

Selain tanda-tanda alam di atas, ternyata gempa itu sendiri yang menjadikan tandanya. Gempa yang menjadi pertanda ini tak jarang merupakan gempa ringan serta berlangsung singkat.

Oleh karena itu seandainya di daerah kamu ada gempa kecil dan sebentar, kamu sebaiknya keluar dan tunggu sebentar untuk menghindari gempa susulan yang bisa saja lebih besar. (*)

Berita lainnya terkait Gempa Bumi

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved