Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News

Aksi Heroik Bocah Panjat Tebing Setinggi 30 Meter untuk Minta Tolong Setelah Kecelakaan:

Aksi heroik bocah panjat tebing setinggi 30 meter dan meminta pertolongan warga setelah alami kecelakaan.

Editor: Frandi Piring
otomania.com
Bocah panjat tebing setinggi 30 meter dan meminta pertolongan warga setelah alami kecelakaan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Jadi penyelamat, aksi heroik seorang bocah berusia 8 tahun memanjat tebing jurang 30 meter setelah alami kecelakaan.

Dengan cepat memanjat tebing untuk minta tolong kepada warga sekitar.

Sang bocah berhasil selamat dalam insiden kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Ranau- Muara Duara, Desa Pelawi, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan.

Si bocah berinisial A tersebut selamat dari kecelakaan.

Setelah itu, dia memanjat tebing setinggi 30 meter dan meminta pertolongan kepada warga.

Bocah <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/memanjat' title='memanjat'>memanjat</a> <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tebing' title='tebing'>tebing</a> setinggi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/30-meter' title='30 meter'>30 meter</a> dan meminta pertolongan kepada warga setelah alami <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kecelakaan' title='kecelakaan'>kecelakaan</a>.

(Foto: bocah memanjat tebing setinggi 30 meter dan meminta pertolongan kepada warga setelah alami kecelakaan. (Polres Oku Selatan)

Saat itu, enam orang keluarganya masih terjebak di dalam badan mobil.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres OKU Selatan Inspektur Satu Mulyanto mengatakan, kejadian tersebut terjadi pada Minggu (23/5/2021) kemarin.

Warga sempat terkejut saat A mengetuk pintu rumah untuk meminta pertolongan.

Dengan kondisi baju penuh lumpur, A langsung ditolong oleh warga.

Selanjutnya, warga setempat melaporkan kejadian tersebut ke polisi, hingga akhirnya dilakukan evakuasi.

Setelah dilakukan evakuasi, seorang penumpang bernama Heppy (39) dinyatakan tewas.

Sementara lima lainnya berhasil selamat, namun mengalami luka-luka.

"Dugaannya sopir mengantuk, sehingga ban sebelah kiri masuk ke jurang dan membuat kendaraan langsung hilang kendali," kata Mulyanto melalui pesan singkat, Selasa (25/5/2021).

Menurut Mulyanto, dari hasil pemeriksaan, mobil Daihatsu Xenia yang dikemudikan oleh Firdaus (39), baru saja kembali dari berilibur ke kawasan Danau Ranau OKU Selatan.

Namun, saat melintas di lokasi kejadian untuk pulang menuju Baturaja, Firdaus mengantuk dan mendadak hilang kendali.

"Mereka ini satu keluarga baru pulang berlibur. Bocah berumur 8 tahun yang memberitahukan kejadian ini ke warga, sehingga langsung cepat dilakukan evakuasi," ujar Mulyanto.

Bocah panjat <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/tebing' title='tebing'>tebing</a> setinggi <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/30-meter' title='30 meter'>30 meter</a> dan meminta pertolongan warga setelah alami <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/kecelakaan' title='kecelakaan'>kecelakaan</a>.

(Foto: bocah panjat tebing setinggi 30 meter dan meminta pertolongan warga setelah alami kecelakaan. (Sripoku)

Mobil yang masuk ke dalam jurang tersebut saat ini telah dievakuasi.

"Sekarang masih diperiksa dan dimintai keterangan untuk korban yang selamat. Untuk tersangka belum ada," kata dia.

(Kompas.com)

Tautan: 

https://regional.kompas.com/read/2021/05/25/163833578/aksi-heroik-bocah-8-tahun-korban-kecelakaan-panjat-tebing-30-meter-lalu?page=all#page2

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved