Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan Maut Pukul 18.30 WIB, Seorang Penumpang Tewas, Mobil Xenia 9 Penumpang Masuk ke Jurang

Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Muaradua-Ranau, Desa Pelawi, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatra Selatan

sripoku.com/alan
Lokasi mobil yang jatuh ke jurang di kawasan Kabupaten OKU Selatan. Tampak warga tengah berupaya mengevakuasi mobil pada Senin (24/5/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan maut di Jalan Raya Muaradua-Ranau, Desa Pelawi, Kecamatan Buay Rawan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Sumatera Selatan pada kemarin hari Minggu.

Kecelakaan itu melibatkan kendaraan mobil yang mengalami kecelakaan tunggal.

Kecelakaan maut tersebut mengakibatkan seorang penumpang tewas.

Baca juga: VIDEO VIRAL Pengendara Kawasaki ZX-25R Menikung Sambil Tangan Menyentuh Aspal, Akhirnya Kecelakaan

Baca juga: Hamas Surati Presiden Jokwoi di Tengah Konflik Israel dan Palestina, Ini Isi Suratnya

Baca juga: 40 Jenazah Ditemukan di Rumah Mantan Polisi, Evakuasi Mayat Bisa Makan Waktu hingga Bulan Depan

Foto: Ilustrasi kecelakaan (Istimewa)

Kecelakaan tunggal di OKU Selatan, tepatnya di Jalan Raya Muaradua-Ranau Desa Pelawi, Kecamatan Buay Rawan, Minggu (23/5/2021) usai magrib.

Dari kecelakaan mobil Daihatsu Xenia berwarna abu-abu bernopol BG 1730 F ini, seorang penumpang meninggal dunia dan 8 orang luka berat hingga luka ringan.

Sebab kecelakaan di Buay Rawan ini diduga sopir mengantuk.

Penumpang yang meninggal dunia bernama Heppi Efriani (39).

Adapun identitas penumpang yang selamat, yakni Muhammad Revo (17), Nadya Puspita Sari (14), Valentri Aulia (12), Afmi Agrawati (39), Murni (36), Zelfisruansyah (38), Firdaus (42), dan seorang anak 8 tahun.

"Kejadiannya sekitar pukul 18.30 WIB" ujar, Reni warga Desa Pelawi, Senin (24/5/2021).

Dihimpun Sripoku.com, 9 orang penumpang dan sopir dari warga Kelurahan Baturaja Lama Kabupaten OKU sepulang dari wilayah Krui Lampung melewati Jalan Ranau-Muaradua.

Sempat singgah di Wisata Danau Ranau, 3 unit mobil secara berkendara secara beriringan.

Mobil yang mengalami kecelakaan berada di paling belakang tertinggal dari dua mobil lainnya menuju pulang ke Kota Baturaja OKU melewati Jalan Muaradua - Ranau.

Tiba di lokasi diduga disebabkan oleh sopir mengantuk, sebuah mobil Xenia sempat keluar jalur ke arah kiri jalan dan banting stir ke arah kanan hingga kendaraan tak terkendali jatuh ke dalam jurang.

Foto: Lokasi mobil yang jatuh ke jurang di kawasan Kabupaten OKU Selatan. Tampak warga tengah berupaya mengevakuasi mobil pada Senin (24/5/2021). (sripoku.com/alan)

Saat mobil terjatuh korban yang meninggal dunia terpental keluar mobil melewati kaca kendaraan bagian depan hingga terjepit oleh kendaraan.

Kasat Lantas Polres OKU Selatan, Iptu Murryanto, membenarkan peristiwa laka lantas yang menyebabkan kendaraan sebuah mobil jatuh ke jurang kedalaman 30 meter dan menewaskan seorang penumpang.

"Dalam kecelakaan ada satu orang korban meninggal dunia, penyebabkan diduga sopir mengalami kelelahan namun tetap dipaksakan," ujar mantan Kanit Regident Polres OKI tersebut.

Ia mengatakan korban telah berhasil dievakuasi dan telah dipulangkan ke Kabupaten OKU kelurahan Baturaja Lama.

"Alhamdulillah korban yang meninggal ataupun yang luka lecet sudah dipulangkan ke rumah semua," terangnya.

Kisah Bocah 8 tahun Selamat dari Mobil Masuk Jurang di OKU Selatan, Panjati Tebing Setinggi 30 Meter

Mobil masuk jurang di OKU Selatan, tepatnya di Jalan Raya Muaradua-Ranau, Desa Pelawi, Kecamatan Buay Rawan, Minggu (23/5/2021) sekitar pukul 18.30 WIB.

Terungkapnya peristiwa yang membuat seorang penumpang meninggal dunia ini tak lepas dari kegigihan seorang bocah berusia delapan tahun.

Bocah yang belum diketahui identitasnya itu merupakan satu dari sembilan warga yang ada di dalam mobil yang jatuh ke jurang tersebut.

Hal itu dibenarkan oleh Kades Pelawi, Asnawi.

Diceritakan Asnawi, entah apa yang membimbing anak berusia 8 tahun yang mampu naik memanjat ke bibir jurang dan menggedor pintu rumah warga untuk meminta pertolongan.

Asnawi mengatakan, pasca pintu dibuka oleh warga anak tersebut langsung memeluk warga setempat meminta tolong mobil yang ditumpanginya jatuh ke jurang.

"Tidak tahu kalau namanya, dia langsung memeluk lutut warga disini ibu-ibu, sembari mengatakan tolong-tolong mobil kami masuk ke jurang,"tiru Asnawi.

Padahal, pantauan di lokasi Senin (24/5/2021), jurang tempatnya jatuhnya kendaraan cukup dalam kisaran 30 meter dengan sekeliling dipenuhi pohon dan semak dan bambu yang mustahil dapat dipanjat oleh anak-anak berusia 8 tahunan.

Tak hanya itu, anak yang belum diketahui identitasnya tersebut berjalan kaki menyusuri aspal berkisar 100 meter dari pemukiman penduduk hingga menggedor pintu rumah salah seorang warga Desa Pelawi Kecamatan Buay Rawan meminta bantuan.

Pasca dilaporkan oleh anak tersebut warga melaporkan pada Sekdes hingga warga berdatangan membantu mengevakuasi para korban ke wilayah Pemukiman penduduk.

"Kejadiannya sekitar pukul 18.30, saat hujan ada salah satu korban masih anak-anak menggedor pintu meminta pertolongan mobil mereka masuk ke jurang," ujar Reni warga Desa Pelawi, Senin (24/5/2021).

(Sripoku.com/Alan Nopriansyah)

Berita Kecelakaan Lalu Lintas Lainnya

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul BREAKING NEWS: Mobil Bermuatan Sembilan Orang dari Baturaja Masuk Jurang di OKU Selatan, Satu Tewas

Artikel ini telah tayang di Sripoku.com dengan judul Kisah Bocah 8 tahun Selamat dari Mobil Masuk Jurang di OKU Selatan, Panjati Tebing Setinggi 30 Meter

Sumber: Sriwijaya Post
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved