Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

RHK Sabtu 22 Mei 2021

RENUNGAN HARIAN KRISTEN - Roh yang Melayani

Malaikat bukan Tuhan. Itu pasti dan mutlak. Hanya Yesus sajalah Tuhan dan Juruselamat dunia.

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa
Renungan Harian Kristen 

Ibrani 1:13-14
TRIBUNMANADO.CO.ID - Malaikat bukan Tuhan. Itu pasti dan mutlak. Hanya Yesus sajalah Tuhan dan Juruselamat dunia. Tidak ada yang lain. Itulah credo (pengakuan iman) orang percaya kepada Kristus sebagai Tuhan. Malaikat, jauh di bawah-Nya. Sebab malaikat, ciptaan-Nya.

Malaikat adalah pesuruh atau utusan Allah yang berbentuk roh. Jadi Malaikat adalah roh yang melayani. Tepatnya lagi, malaikat adalah roh yang diutus Allah untuk melayani orang-orang yang harus memperoleh keselamatan kekal, yakni mereka yang percaya kepada Kristus dan mau melakukan segala kehendak-Nya dalam kehidupan masing-masing.

Ilustrasi renungan
Ilustrasi renungan (internet)

Jadi, malaikat tidak sama dengan Tuhan. Malaikat hanya pesuruh atau utusan, sedangkan Tuhan Yesus pencipta, pemilik dan pengutusnya. Dengan kata lain, malaikat adalah hamba, sedangkan Tuhan adalah Tuannya. Namun mereka setia dan taat kepada Kristus, Tuannya.

Demikian firman Tuhan hari ini.
"Dan kepada siapakah di antara malaikat itu pernah Ia berkata: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuh-Mu menjadi tumpuan kaki-Mu?"
Bukankah mereka semua adalah roh-roh yang melayani, yang diutus untuk melayani mereka yang harus memperoleh keselamatan?" (ay 13, 14)_

Tuhan Yesus mahakuasa. Bahkan amat sangat mahakuasa. Kekuasaan-Nya tiada banding, tanding. Apa saja, siapapun dan di manapun, semua berada di bawah kekuasaan-Nya, dan tunduk kepada-Nya. Termasuk malaikat, meskipun malaikat dan makhluk lainnya itu berbentuk roh. Tapi tidak berarti makhluk-makhluk itu sama dengan Tuhan.

Di zaman jemaat mula-mula, sempat beredar ajaran yang menyebutkan bahwa malaikat sama dengan Tuhan. Pemahaman ini merebak untuk mereduksi berkembang pesatnya pertumbuhan orang percaya kepada Kristus. Hal kni menimbulkan pertentangan di tengah masyarakat. Sebab pengikut Kristus terus bertambah banyak.

Itulah sebabnya penulis kitab Ibrani meluruskan dan menentang ajaran sesat tersebut. Sebab Yesus Tuhan kita, jauh lebih besar, lebih mahakuasa dan lebih tinggi dari apapun dan siapapun juga. Apalagi hanya malaikat. Hanya Tuhan Yesus saja yang layak dipuji, disembah, dimuliakan dan diagungkan selamanya.

Godaan dan tantangan seperti itu sering juga menghadang orang percaya di zaman now. Banyak aliran kepercayaan yang mengganggu kepercayaan kita kepada Kristus Yesus, Tuhan kita. Tapi ada juga yang akhirnya mendua hati atau melakukan ainkritisme (menggabungkan) kepercayaan: percaya Tuhan Yesus tapi percaya juga kekuatan-kekuatan lain.

Malah, tuhan pragmatis terkadang lebih menjadi penguasa dan pengendali diri kita. Yakni tuhan yang memberikan kesenangan sesaat dan kita anggap lebih menjamin kehidupan keduniawian kita, seperti mamon, jabatan, teknologi, pekerjaan, bos, pejabat, harta kekayaan, dll.

tuhan pragmatis atau ilah zaman now ini, secara tidak sadar sering menguasai kehidupan kita. Setidaknya, peran Tuhan dalam hidup kita 'dikalahkan' oleh tuhan pragmatis itu. Karena kita menikmati langsung secara pragmatis, hasilnya.

Sebagai keluarga Kristen, kita harus waspada dan senantiasa introspeksi diri. Jangan-jangan meski kita percaya Tuhan Yesus, tapi masih melakukan sinkritisme dengan mendahulukan dan mementingkan tuhan pragmatis dalam hidup kita. Awas, jangan sampai tuhan pragmatis itu mengambil alih peran dan posisi Tuhan Yesus dalam praktik hidup kita.

Jika itu terjadi, bertobatlah dan baliklah pada Bapa di sorga, di dalam nama Tuhan Yesus. Mohon ampun pada-Nya dan kembalilah ke jalan-Nya, serta lakukan segala kehendak-Nya dalam hidup kita.

Ingat, kesenangan sesaat hanyalah kehampaan. Jadi, janganlah percaya dan menggantungkan diri pada kekuatan yang sia-sia dan yang tiada berdaya. Percaya saja pada Yesus, Dialah Sumber segala sumber kehidupan. Dialah pusat segala pusat kehidupan kita. Dialah Allah yang kekal, yang menjamin kehidupan sampai kekal selamanya, hingga kita menikmati sorga baka, bersama-Nya.

Setiap keluarga dan umat Kristen, harus menampakkan dan mempraktikan kehidupan Kristen sejati, yang percaya Tuhan Yesus sepenuhnya tanpa mentuhankan hal-hal pragmatis. Sebab, Dia akan memenuhi segala kebutuhan dan keberadaan hidup kita menurut cara, kehendak, kuasa dan kasih-Nya yang tiada bertara.

Carilah Tuhan, maka kita akan hidup. Sebab di dalam Dia, jerih lelah kita tidak sia-sia. Dia pasti memberkati kita lebih heran lagi, jika kita terus hidup setia dan taat pada-Nya, dalam segala keberadaan hidup kita.
Buatlah hidup kita dikuasai oleh roh yang melayani, bukan roh yang mendukakan hati Tuhan. Sehingga selamat dan damailah hidup kita bersama keluarga. Amin

DOA: Tuhan Yesus, tuntun kami agar terus taat dan setia pada-Mu dan menjauhkan hal-hal yang mendukakan Tuhan. Amin

Sumber: Tribun Manado
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved