Breaking News:

Perdana Menteri Israel Nyaris Ditembak Paspampres Soeharto, Adu Mulut Lalu Todong Pistol ke Kepala

Kala itu Presiden Soeharto yang akan menghadiri acara PBB menginap di hotel Waldorf Towers, tepatnya di lantai 41 kamar presidential suite

Editor: Finneke Wolajan
AFP/ Mike Sprague/ Sekretariat Negara RI
Yitzak Rabin dan Soeharto 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Konflik Israel Palestina kembali memanas beberapa waktu terakhir ini. Cerita tentang kedua negara ini menarik untuk jadi perbincangan.

Bicara soal Israel, Pasukan Pengamanan Presiden ( Paspampres ) Soeharto pernah menodongkan pistol ke kepala Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin

Paspampres Soeharto melakukan ini karena arogansi pengawal Perdana Menteri Israel Yitzak Rabin

Dunia termasuk PBB menyerutkan Israel menghentikan serangan ke Palestina, Gaza. Namun Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu hanya bergeming. 

Benjamin Netanyahu bahkan melanjutkan serangan ke Gaza termasuk penggunaan kekuatan penuh militernya.

Gedung markas media Al Jazeera dan kantor berita AP dibombardir <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/israel' title='Israel'>Israel</a>, Sabtu 15 Mei 2021. <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/israel' title='Israel'>Israel</a> tak ingin kekejiannya jadi sorotan dunia lewat media.
Gedung markas media Al Jazeera dan kantor berita AP dibombardir Israel, Sabtu 15 Mei 2021. Israel tak ingin kekejiannya jadi sorotan dunia lewat media. (Instagram @aljazeeraenglish)

Netanyahu berdalih bahwa kematian korban-korban tersebut 'tidak disengaja' karena mereka memiliki target lain.

Pengawal Presiden Soeharto Todongkan Pistol ke PM Israel dan Pengawalnya

Namun, siapa sangka bahwa kepala pendahulunya dulu pernah ditodongkan senjata oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Indonesia.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi saat Paspampres tengah mengawal Presiden Soeharto yang terngah berkunjung ke New York, Amerika Serikat, 22 Oktober 1995.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved