Kecelakaan Lalu Lintas
Kecelakaan Maut Pukul 07.30 WIB, Satu Penumpang Tewas usai Bus Damri yang Bawa 36 Orang Masuk Parit
Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya pada Rabu pagi.
TRIBUNMANADO.CO.ID - Terjadi kecelakaan lalu lintas di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya pada Rabu pagi.
Peristiwa tersebut merupakan kecelakaan tunggal yang dialami Bus Damri.
Akibat kecelakaan tersebut satu orang penumpang meninggal dunia.
Baca juga: Tak Banyak yang Tahu, Ini Trik Ampuh Basmi Cicak di Rumah, Cukup Pakai Bumbu Dapur
Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas, Jenazah Keluar dari Peti Akibat Ambulans Ditabrak Mobil Boks, Ini Videonya
Baca juga: Nama-nama Prajurit TNI Korban Penembakan Teroris Lamek Taplo Cs, KKB di Pegunungan Bintang-Papua
Foto : Bus Damri mengalami kecelakaan tunggal masuk parit di Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya tewaskan satu orang penumpangnya, Rabu (19/5/2021) pagi. (Polda Kalteng)
Kecelakaan tunggal Bus Damri masuk parit Jalan Mahir Mahar Lingkar Luar Palangkaraya, Rabu (19/5/2021) pagi, menjadi perhatian Kadishub Palangkaraya.
Kecelakaan tunggal bus yang disopiri MN (32) warga Jalan Buncis III Palangkaraya, ini sebelumnya membawa 36 orang penumpang plus satu sopir dari Pangkalanbun menuju Palangkaraya.
Informasi beredar menyebutkan, sebelum kecelakaan sekitar pukul 07.30 WIB, cuaca hujan gerimis, Bus Damri melintas di Jalan Mahir Mahar (Lingkar Luar Kota Palangkaraya) dengan laju kecepatan Bus sekitar 60 Km/Jam.
Namun ditengah perjalanan, mendekati Terminal tujuan Pangkalanbun- Palangkaraya sopir bus mengetahui ada jembatan mengurangi kecepatan dengan menginjak rem tapi bus tiba-tiba malah meluncur ke kiri masuk parit.
Sebelum berangkat sempat dilakukan pengecekan adanya kebocoran sedikit pada sistem pengereman yang dapat menyebabkan lengketnya rem, namun tiddak melaporkan kondisi tersebut kepada pihak mekanik Damri.
Menanggapi informasi tersebut, Kadis Kominfo Palangkaraya, Alman P Pakpahan, Kamis (20/5/2021) mengungkapkan, selayaknya bus damri yang mengalami kecelakaan dilakukan uji kir.
Uji KIR itu juga untuk memastikan apakah benar ada kebocoran pada sistem pengereman tersebut.
Dikatakan dia, teknisi Dishub Kota Palangkaraya bisa meneliti secara detail, terkait uji kir bus tersebut, karena dilakukan dengan sistem teknisi dan peralatan uji kir yang memadai.
"Untuk membuktikan informasi adanya kebocoran rem bisa kami bantu dengan melajukan uji kir terhadap bus yang mengalami kecelakaan tersebut," ujarnya.
Sebelumnya, pihak Satlantas Polresta Palangkaraya, akan bekerja sama Dishub setempat untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan seorang penumpang tewas dan 35 penumpang lainnya luka-luka. (tribunkalteng.com / faturahman)
Dua Penumpang Tewas Akibat Bus Terjun ke Jurang
Sebelumnya juga kecelakaan lalu lintas terjadi di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat pada kemarin Rabu pagi.
Peristiwa tersebut melibatkan kendaraan Bus penumpang yang terjun ke jurang.
Akibat kecelakaan tersebut dua orang meninggal dunia.
Foto : Proses evakuasi korban kecelakaan bus penumpang yang masuk jurang sedalam 15 meter, 2 orang penumpang tewas. (Istimewa)
Diduga karena rem blong, Bus Pasaman Transport masuk jurang di Jorong Simpang Tigo, Nagari Simpang, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Rabu (19/5/2021).
Akibat kejadian itu, dua orang penumpang bus itu meninggal dunia, 35 orang mengalami luka-luka dan empat orang selamat.
"Kejadian sekitar pukul 05.30 WIB. Bus tersebut hilang kendali akibat rem blong dan kemudian masuk jurang sedalam 15 meter," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Pasaman, Iptu Saherman yang dihubungi Kompas.com, Rabu.
Saherman mengatakan peristiwa berawal dari Pasaman Transport BA 7974 SU yang dikemudikan oleh Akhyar, datang dari arah Malampah ke arah Simpang.
Diduga kecepatan tinggi dan rem tidak berfungsi, bus melewati turunan tajam dan tikungan tajam ke kiri.
Kendaraan tidak terkendali dan lurus ke luar badan jalan sebelah kanan dan masuk jurang sedalam 15,1 meter dari pinggir badan jalan sebelah kanan.
Dua penumpang yang meninggal dunia adalah D (45) dan SA (51).
Sementara penumpang yang terluka dibawa ke Puskesmas Simpati, Puskesmas Bonjol dan RSUD Pasaman.
"Dua korban tidak dapat diselamatkan nyawanya yaitu D dan SA.
Sedangkan korban yang luka-luka dibawa ke Puskesmas Simpati, Puskesmas Bonjol dan ada yang dirujuk ke RSUD Pasaman," jelas Saherman.
Saat ini, kata Saherman, pihaknya sedang berupaya melakukan evakuasi bus yang terkendala dengan kedalaman jurang.
"Untuk sopir saat ini sedang dirawat dan segera kita periksa," kata Saherman.(*)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunkalteng.com dengan judul Bus Damri Masuk Parit di Palangkaraya Tewaskan Seorang Penumpang dan 35 Luka-luka, Diarahkan Uji KIR, https://kalteng.tribunnews.com/2021/05/20/bus-damri-masuk-parit-di-palangkaraya-tewaskan-seorang-penumpang-dan-35-luka-luka-diarahkan-uji-kir.
Sebagian artikel ini telah tayang di TribunJateng.com dengan judul Kecelakaan Bus Pasaman Transport Masuk Jurang 15 Meter, 2 Penumpang Meninggal: Sopir Hilang Kendali, https://jateng.tribunnews.com/2021/05/19/kecelakaan-bus-pasaman-transport-masuk-jurang-15-meter-2-penumpang-meninggal-sopir-hilang-kendali.