Breaking News:

Konflik Israel Palestina

Palestina Negara Miskin, Ekonominya Sangat Bergantung pada Israel, Warga Kerja di Perusahaan Israel

Banyak di antaranya merupakan perusahaan milik Israel. Di Jalur Gaza, sebagian kecil penduduknya berprofesi sebagai nelayan

unsplash.com
Palestina 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Berbeda dengan Israel yang adalah negara kaya raya, Palestina termasuk negara miskin yang ekonominya memprihatinkan

Konflik Israel Palestina kembali memanas belakangan ini, hal-hal tentang kedua negara ini menarik perhatian.

Ekonomi Palestina bisa dibilang hampir tak pernah stabil, sebagai negara yang selama puluhan tahun dilanda Konflik Palestina Israel

Palestina praktis banyak mengandalkan bantuan internasional untuk menggerakkan roda ekonominya.

Selain itu, dengan banyaknya wilayah yang diduduki Israel, warga Palestina juga sangat bergantung pada Israel.

Jalan Harun al-Rayid di <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gaza' title='Gaza'>Gaza</a> City ini dibangun dengan bantuan dana dari Qatar. Kini Arab Saudi mendesak Qatar menghentikan dukungannya terhadap Hamas, penguasa Jalur <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/gaza' title='Gaza'>Gaza</a>.
Jalan Harun al-Rayid di Gaza City ini dibangun dengan bantuan dana dari Qatar. Kini Arab Saudi mendesak Qatar menghentikan dukungannya terhadap Hamas, penguasa Jalur Gaza.(MOHAMMED ABED / AFP )

Wilayah Palestina kini hanya menyisakan Jalur Gaza dan Tepi Barat, itu sebagian wilayahnya juga dikuasai Israel.

Selain dari donasi asing, warga Palestina menggantungkan hidup dengan bekerja di sejumlah lahan industri, pertanian, dan perkebunan, serta sektor konstruksi.

Banyak di antaranya merupakan perusahaan milik Israel.

Di Jalur Gaza, sebagian kecil penduduknya berprofesi sebagai nelayan. 

Halaman
1234
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved