Breaking News:

Pos-pos Penyekatan di Minahasa Selatan sudah Kosong

Sebagian besar yang disuruh balik berasal dari Gorontalo dan akan ke Manado dan Kota Bitung

rul mantik
Pos penyekatan mudik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Pos penyekatan mudik di Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel), Provinsi Sulawesi Utara, tak lagi dijaga. Sejak Selasa 18 Mei 2021, semua pos penyekatan sudah kosong.

Petugas kepolisian, tentara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sehari-hari berjaga-jaga di pos penyekatan mudik, tidak lagi terlihat.

Pos penyekatan mudik di Jembatan Marwasey, Jalan Trans Sulawesi, Kabupaten Minsel, misalnya. Pos yang dalam dua sampai tiga pekan lalu ramai oleh petugas, kini tidak lagi.

Kendati pos belum dibongkar, namun petugasnya sudah tidak ada lagi. Demikian juga dengan pembatas jalan yang digunakan saat penyekatan, hingga saat ini masih terpasang di tengah jalan depan pos penyekatan.

Menurut Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Minsel, Ferry Lengkong, penjagaan di pos penyekatan hanya sampai pada Senin 17 Mei 2021.

"Penjagaan di pos penyekatan cuma sampai pada Hari Senin Tanggal 17 Mei. Tugas penyekatan mudik sudah selesai," kata Ferry Lengkong.

Dikatakan Ferry, selama penyekatan dilakukan, ratusan kendaraan roda dua dan empat yang akan mudik, berhasil dicegat.

"Tidak ada keringanan. Semua pengguna jalan yang kedapatan akan mudik, kami suruh putar balik," tegas Ferry Lengkong.

Sebagian besar pemudik yang disuruh putar balik, ditemukan di pos penjagaan Jembatan Marwasey, Kecamatan Tumpaan, dan pos jaga di kawasan Pelabuhan Mobongo, Amurang.

"Kalau di pos penyekatan Jembatan Marwasey, kebanyakan pemudik yang disuruh putar balik berasal dari Kota Manado dan Kabupaten Minahasa Utara. Tujuan mereka akan ke Gorontalo," terangnya.

Sedangkan, di pos penyekatan mudik di Mobongo, sebagian besar pemudik yang disuruh balik berasal dari Gorontalo dan akan ke Manado dan Kota Bitung.

"Saat penjagaan lalu, tidak ada tawar menawar. Perintah pemerintah itu tegas. Tidak boleh ada mudik," imbuhnya.

Penjagaan di pos penyekatan mudik, tidak hanya mencegat pemudik, namun petugas memeriksa penumpang yang melanggar protokol kesehatan.

"Kami juga memeriksa Prokes. Yang tidak pakai masker kami hentikan. Suhu badan mereka juga kami perika," ungkap Billy Moningka, anggota Polres Minsel yang bertugas di pos penyekatan Jembatan Marwasey.

Akhirnya, setelah melaksanakan tugas selama dua pekan, semua petugas kembali ke kesatuannya masing-masing. (*)

Penulis: Rul Mantik
Editor: Charles Komaling
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved