Breaking News:

Paspampres Soeharto Pernah Todongkan Pistol ke Kepala Perdana Menteri Israel, Dipicu Sikap Arogansi

Siapa sangka bahwa kepala pendahulunya dulu pernah ditodongkan senjata oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Indonesia

Editor: Finneke Wolajan
AFP/ Mike Sprague/ Sekretariat Negara RI
Yitzak Rabin dan Soeharto 

Pengawal Presiden Soeharto Todongkan Pistol ke PM Israel dan Pengawalnya

Namun, siapa sangka bahwa kepala pendahulunya dulu pernah ditodongkan senjata oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) Indonesia.

Peristiwa menegangkan tersebut terjadi saat Paspampres tengah mengawal Presiden Soeharto yang terngah berkunjung ke New York, Amerika Serikat, 22 Oktober 1995.

Persahabatan tokoh pembebasan <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/palestina' title='Palestina'>Palestina</a> Yasser Arafat dan Presiden <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/soeharto' title='Soeharto'>Soeharto</a>
Persahabatan tokoh pembebasan Palestina Yasser Arafat dan Presiden Soeharto (soeharto.co)

Kala itu Presiden Soeharto yang akan menghadiri acara PBB menginap di hotel Waldorf Towers, tepatnya di lantai 41 kamar presidential suite.

Kebetulan pula waktu itu Soeharto sedang menjabat sebagai ketua Organisasi Kerjasama Islam (OKI) sehingga segala kebijakan organisasi tersebut sangat ditentukan olehnya.

Hal inilah yang membuat pendahulu Netanyahu, alias Perdana Menteri Israel saat itu yaitu Yitzak Rabin bersikeras ingin menemui Soeharto.

Beserta empat orang pengawalnya yang tidak lain berasal dari Mossad, Rabin langsung mengunjungi hotel tempat Soeharto menginap.

Tentu saja, meski menjadi musuh sebagian besar umat Islam di dunia, bertemu dengan PM Israel bukanlah suatu hal yang mustahil dilakukan oleh Soeharto.

Hanya saja, polah dari Rabin dan para pengawalnya malah seolah ogah mematuhi protokol keamanan, mereka dengan arogan langsung masuk lift.

Halaman
1234
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved