Breaking News:

Covid di India

Ratusan Mayat Terkubur Seadanya dan Mengapung di Sungai Gangga, Diduga Korban Covid di India

Namun banyaknya jasad yang tersingkap akhir pekan lalu di tambah bayang-bayang pandemi, menimbulkan kekhawatiran akan praktik tersebut

Editor: Finneke Wolajan
AP PHOTO/RAJESH KUMAR SINGH
Beberapa mayat terlihat terkubur di kuburan dangkal di tepi sungai Gangga di Prayagraj, India. Sabtu, 15 Mei 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Ratusan mayat terkubur di kuburan pasir dangkal dan terdampar di tepi Sungai Gangga

Temuan mayat di sungai gangga India Utara ini memicu spekulasi di media sosial bahwa mereka adalah korban Covid di India yang secara brutal menghantam negeri itu tiga minggu terakhir.

Polisi menggunakan pengeras suara dengan mikrofon portabel dalam jip dan perahu yang berkeliling di desa. Aparat meminta orang untuk tidak membuang mayat di sungai.

"Kami di sini untuk membantu Anda melakukan ritual terakhir," kata polisi melansir AP pada Minggu (16/5/2021).

Sebelumnya pada Jumat (14/5/2021), hujan menyingkap kain penutup jenazah yang terkubur seadanya pasir dangkal di tepi sungai datar yang luas di Prayagraj, sebuah kota di negara bagian Uttar Pradesh.

Para pejabat mengaku penguburan di tepi sungai telah terjadi selama beberapa dekade.

Namun banyaknya jasad yang tersingkap akhir pekan lalu di tambah bayang-bayang pandemi, menimbulkan kekhawatiran akan praktik tersebut.

Navneet Sehgal, juru bicara pemerintah negara bagian, pada Minggu (16/5/2021) membantah laporan media lokal bahwa lebih dari 1.000 mayat korban Covid-19 telah ditemukan dari sungai dalam dua minggu terakhir.

"Saya yakin badan-badan ini tidak ada hubungannya dengan Covid-19," klaimnya.

Dia mengatakan beberapa penduduk desa memang tidak mengkremasi jenazah seperti adat. Itu karena “biaya” tradisi Hindu selama beberapa periode, yang secara religius penting dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved