Breaking News:

Kabar Israel

KSPI Benarkan Ribuan Buruh Bakal Gelar Aksi Solidaritas Palestina di 24 Provinsi Indonesia

Ribuan Buruh Bakal Gelar Aksi Solidaritas Palestina di 24 Provinsi Indonesia.

Tribunnews.com/Seno Tri Sulistiyono
Buruh dari berbagai daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi demonstrasi menolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja di depan gedung DPR, Jakarta, Rabu (29/7/2020). 

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Ribuan Buruh Bakal Gelar Aksi Solidaritas Palestina di 24 Provinsi Indonesia.

Aksi ini berkaitan dengan tindakan yang dilakukan Israel.

TONTON JUGA :

Aksi Solidaritas Palestina itu dibenarkan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan demo tersebut akan serentak dilakukan para buruh di seluruh Indonesia pada Selasa (18/5/2021) besok.

"Benar, aksi solidaritas itu digelar tanggal 18 Mei 2021, mulai pukul 09.00 WIB sampai selesai. Aksi bakal diikuti ribuan buruh di seluruh Indonesia, tepatnya di 24 provinsi," ujar Said Iqbal, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (17/5/2021).

Ratusan ribu warga Kota London menggelar aksi unjuk rasa bela Palestina di depan kantor kedutaan besar Israel di London, Inggris, Sabtu (15/5/2021). Aksi tersebut merupakan bentuk simpati atas serangkaian serangan brutal Israel terhadap Palestina enam hari terakhir.
Ratusan ribu warga Kota London menggelar aksi unjuk rasa bela Palestina di depan kantor kedutaan besar Israel di London, Inggris, Sabtu (15/5/2021). Aksi tersebut merupakan bentuk simpati atas serangkaian serangan brutal Israel terhadap Palestina enam hari terakhir. (IST)

Said Iqbal memaparkan 24 provinsi yang menggelar aksi solidaritas meliputi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Riau, Kepulauan Riau, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, NTB, Maluku, dan Papua.

Selain itu, Said Iqbal menegaskan aksi solidaritas dari ribuan buruh tersebut akan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Tak hanya menggunakan masker dan menjaga jarak, dia menyebut para buruh juga akan dirapid test antigen sebelumnya.

"Aksi dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti rapid test antigen, memakai masker dan hand sanitizer, serta jaga jarak yang kesemuanya harus mengikuti arahan Satgas Covid-19," tandasnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved