Breaking News:

Gempa Bumi

Mitigasi Bencana Berbasis Kearifan Lokal, Warga Sulawesi Barat Bangun Rumah Tahan Gempa

Di beberapa daerah yang rawan gempa, ada kearifan lokal masyarakat yang mendirikan rumah menggunakan material fleksibel seperti kayu dan bambu.

Editor: maximus conterius
Tribun Timur/Sanovra JR
Sejumlah warga mencari sarang burung walet di antara puing reruntuhan bangunan di Jalan Andi Dai, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (26/1/2021). Gedung sarang burung walet 6 lantai ini ambruk akibat gempa bermagnitudo 6,2 yang melanda Kota Mamuju. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Gempa bumi yang melanda pada 15 Januari 2021 lalu memberi pelajaran penting bagi masyarakat Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat.

Kini pemerintah setempat mendorong penduduk untuk membangun kembali rumah dengan menggunakan material bangunan dari kayu dan bambu yang ramah gempa.

Pascagempa bumi mulai tumbuh kesadaran warga di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, untuk kembali ke kearifan lokal dengan membangun kembali tempat tinggal mereka yang rusak akibat gempa menggunakan bahan material dari kayu.

Bupati Mamuju Sitti Sutinah Suhardi mengatakan, kearifan lokal masa lalu warga di daerah itu yaitu mendirikan bangunan rumah panggung terbuat dari kayu.

Namun, seiring perkembangan zaman, model rumah panggung ditinggalkan karena tidak seindah bangunan rumah beton.

“Kalau dulu masyarakat di Mamuju itu rata-rata rumahnya terbuat dari kayu, rumah panggung, hanya karena untuk zaman sekarang mereka anggap tidak keren lagi punya rumah panggung, banyak yang membangun rumah batu,” kata Sitti Sutinah Suhardi dalam Maestro Talkshow bertema “Indonesia Waspada Gempa" yang diliput VOA Indonesia, Minggu (9/5/2021).

“Sekarang dengan adanya gempa, mereka kembali dengan penuh semangat membangun rumah terbuat dari kayu. Jadi kearifan lokal yang dimiliki masyarakat Mamuju itu, kembali lagi,” kata dia.

Gempa bumi berkekuatan 6,2 yang mengguncang Mamuju dan Majene di Sulawesi Barat menyebabkan korban meninggal dunia 109 jiwa.

Berdasarkan laporan BNPB per 15 Maret 2021 dampak gempa di Sulawesi Barat menyebabkan kerusakan bangunan sektor permukiman sebanyak 15.522 unit.

Di Kabupaten Mamuju, rumah rusak berat sebanyak 2.054 unit, rusak sedang 3.843 unit, dan rusak ringan 5.526 unit.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved