Lebaran 2021

Doa dan Zikir Setelah Salat Ied Lengkap, Berikut Ini Bacaan Dzikir Bahasa Arab Serta Terjemahannya

Umat muslim pun dalam merayakan Idul Fitri walaupun di rumah atau pun sendiri tetap menjalankan shalat idul fitri.

Editor: Glendi Manengal
Tribun Kaltim
Ilustrasi sholat 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Hari ini seluruh umat muslim merayakan Idul Fitri 2021.

Umat muslim pun dalam merayakan Idul Fitri walaupun di rumah, sendiri atau sekluarga tetap menjalankan shalat idul fitri.

Sebelumnya Lewat sidang isbat Selasa 11 Mei 2021 kemarin, pemerintah telah menetapkan jika 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri jatuh pada besok hari Kamis 13 Mei 2021.

Baca juga: Simak 4 Amalan Sunah yang Dianjurkan Sebelum Sholat Id, dari Bacaan Takbir hingga Tata Cara dan Niat

Baca juga: Tangis Haru Ashanty Saat Azriel Hermansyah Ucapkan Selamat: Aku Mencintaimu Lebih dari Apapun

Baca juga: Bacaan Alkitab Kamis 13 Mei 2021, Matius 28:19 : Kristus Pergi Untuk Kembali

Hari Raya Idul Fitri tahun ini akan terasa berbeda.

Tidak sama seperti tahun-tahun sebelumnya, namun nuansa mungkin akan sama dengan tahun lalu.

Di tahun ini Covid masih melanda Indonesia.

Tapi umat Islam tidak dilarang untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara Anwar Abubakar mengimbau agar Salat Idul Fitri para jemaah tetap menjalankan ibadah sesuai aturan

Meski begitu harus mematuhi protokol kesehatan.

Hari Raya Idul Fitri tak afdol rasanya jika tak ada Sholat Idul Fitri.

Seperti Dengan sholat yang lainnya, kita sebaiknya berdoa setelah melaksanakan salat idul fitri.

Inilah Bacaan doa setelah melaksanakan sholat idul fitri.

Berikut lengkap doa dan zikir setelah salat ied.

Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat oleh Ustaz Adi Hidayat dikutip Sripoku dari kanal YouTube Audio Dakwah.

- Istighfar (Astaghfirullahaladzim)

- Dzikir

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَالَ لا إلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَريكَ لَهُ ، لَهُ المُلْكُ وَلَهُ الحَمْدُ ؛ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ كَانَتْ لَهُ عَدْلَ عَشْرِ رِقَابٍ وكُتِبَتْ لَهُ مِئَةُ حَسَنَةٍ ، وَمُحِيَتْ عَنْهُ مِئَةُ سَيِّئَةٍ ، وَكَانَتْ لَهُ حِرْزاً مِنَ الشَّيْطَانِ يَوْمَهُ ذَلِكَ حَتَّى يُمْسِي ، وَلَمْ يَأتِ أَحَدٌ بِأَفْضَلَ مِمَّا جَاءَ بِهِ إِلاَّ رَجُلٌ عَمِلَ أكْثَرَ مِنْهُ

“Barangsiapa mengucapkan LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIR (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya) dalam sehari seratus kali, itu sama pahalanya dengan membebaskan sepuluh hamba sahaya dan dituliskan untuknya seratus kebaikan, serta dihapuskan dari dirinya seratus kejelekan (dosa). Dzikir itu juga penjaga dirinya dari gangguan setan pada hari itu sampai sorenya. Dan tidak ada seorang pun yang datang membawa amal yang lebih baik daripada yang ia bawa, kecuali ada orang yang beramal lebih banyak daripada dirinya.”

وقال : مَنْ قَالَ سُبْحَانَ الله وَبِحَمْدِهِ ، في يَوْمٍ مِئَةَ مَرَّةٍ ، حُطَّتْ خَطَايَاهُ ، وَإنْ كَانَتْ مِثْلَ زَبَدِ البَحْرِ

Beliau juga bersabda, “Barangsiapa yang mengucapkan SUBHANALLAHI WA BI HAMDIH (Mahasuci Allah dan dengan memuji-Nya) sebanyak seratus kali sehari, terhapuslah dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Bukhari, no. 6403 dan Muslim, no. 2691)

Dari Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَالَ لا إلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ المُلْكُ ؛ وَلَهُ الحَمْدُ ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ، عَشْرَ مَرَّاتٍ . كَانَ كَمَنْ أعْتَقَ أرْبَعَةَ أنْفُسٍ منْ وَلَدِ إسْمَاعِيلَ

“Barangsiapa mengucapkan LAA ILAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKA LAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALA KULLI SYAI’IN QODIR (tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian, dan Dialah Yang Mahakuasa atas segala sesuatunya) sebanyak sepuluh kali, maka ia seperti orang yang telah memerdekakan empat jiwa dari anak keturunan Isma’il.” (HR. Bukhari, no. 6404 dan Muslim, no. 2693)

- Bacaan ayat - ayat Quran (Q.S Al-Ikhlas, Q.S Al-alaq, Q.S An-Nas)

- 3 bacaan utama (Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar)

Subhanallah menepikkan segala hak yang tidak terkait dengan sifat dan keagungan Allah SWT, jadi Allah tidak disekutukan dengan apa-apalagi.

Alhamdulillah semua yang kita kerjakan bermanfaat, pakaian bermanfaat, kendaraan bermanfaat, rizki bermanfaat tidak korupsi, tidak mencuri.

Suasana Salat Idul Fitri 1441 di Tutuyan, Bupati Boltim Sehan Landjar ikut salat Idulfitri bersama warga Tutuyan, Minggu (24/5/2020). Ilustrasi sholat ied

- Bacaan Ayat Kursi

Berikut adalah lafadz ayat kursi yang tercantum dalam Al-Qur’an.

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

Berikut bacaannya dalam bahasa latin.

Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim.

Kemudian ini adalah terjemahannya:

Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak atau boleh disembah), melainkan Dia yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya). Yang tidak mengantuk dan tidak juga tertidur. Kepunyaan-Nya adalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tiada yang dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya.

Sesungguhnya Allah maha mengetahui apa yang ada di hadapan mereka dan di belakang mereka. Dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi maha besar

Berikut lengkap cara Sholat Idul Fitri di Rumah.

1. Niat

Niat berada di dalam hati. Namun untuk yang ingin melafadzkan, berikut bacaan niat Sholat Idul Fitri sendiri

اُصَلِّى سُنَّةً عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ للهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan ‘iidil fithri rok’ataini lillaahi ta’aalaa'

Artinya: Aku sengaja niat Sholat Sunnah Idul Fitri karena Allah SWT

2. Takbiratul ihrom

3. Takbir 7 kali dan diantara takbir membaca subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

4. Membaca Alfatihah dan ayat Al Quran lainnya

5. Ruku'

6. I'tidal

7. Sujud

8. Duduk di antara dua sujud

9. Sujud

10. Berdiri kembali

11. Takbir 5 kali, dan diantara takbir membaca subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar.

سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ

12. Membaca Al-Fatihah dan ayat Al Quran lainnya

13. Ruku'

14. I'tidal

15. Sujud

16. Duduk di antara dua sujud

17. Sujud

18. Tahiyat Akhir

19. Salam

20. Mendengar khutbah (jika ada)

.” (*)

Artikel ini telah tayang di tribunpontianak.co.id dengan judul Tata Cara Sholat Idul Fitri di Rumah Sendiri, Lengkap dengan Bacaan Niat dan Doa Setelah Shalat Ied, https://pontianak.tribunnews.com/2020/05/13/tata-cara-sholat-idul-fitri-di-rumah-sendiri-lengkap-dengan-bacaan-niat-dan-doa-setelah-shalat-ied?page=all

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved