Breaking News:

Tentara Nasional Indonesia

Kehebatan Satgultor 81, Pasukan Khusus TNI Pemburu Teroris, Selesaikan Misi dalam Hitungan Menit

Kehebatan pasukan khusus Satgultor 81 atau Sat 81 Kopassus TNI. Dibentuk Prabowo dan Luhut. Pemburu teroris, selesaikan misi dalam hitungan menit.

Editor: Frandi Piring
Instagram
Pasukan Satgultor 81 atau Sat 81 bentukan Prabowo Subianto dan Luhut Pandjaitan. Pemburu Teroris. Selesaikan misi dalam hitungan menit. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Kehebatan pasukan khusus Satgultor 81 atau Sat 81 Kopassus TNI, dikenal sebagai pasukan pemburu teroris.

KKB di Papua Pimpinan Egianus Kogoya, Lekagak Telenggen hingga Murib dijamin takluk jika berhadapan dengan pasukan khusus Satgultor 81 atau Sat 81 ini.

Sederet misi perburuan dan penumpasan teroris berhasil dilaksanakan.

Pasukan Satgultor 81 atau Sat 81 bentukan Prabowo Subianto dan Luhut Pandjaitan. Pemburu Teroris Kelas Kakap.
Pasukan Satgultor 81 atau Sat 81 bentukan Prabowo Subianto dan Luhut Pandjaitan. Pemburu Teroris, Selesaikan misi dalam hitungan menit. (Instagram)

Misi perburuan teroris selesai dalam hitungan menit bukan jam.

Bagaimana Kehebatan pasukan khusus Satgultor 81 ketika buru teroris?

Sedikit ulasan, Pasukan Satgultor 81 merupakan satuan TNI dalam memburu para teroris yang telah membuat situasi negara telah dalam masalah terorisme kompleks tinggi.

Satgultor 81 ternyata dibentuk dua mantan Perwira Tinggi TNI yang kini menjadi menteri Kabinet Indonesia Maju Jokowi-Ma'ruf.

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bukanlah musuh yang mudah ditaklukan.

Serangkaian serangan teror telah meresahkan keamanan negara, lebih khusus di tanah Papua.

Entah bagaimana caranya, mereka berhasil memiliki sejumlah senjata yang biasanya digunakan para tentara bertugas.

Dengan senjata itu, maka mereka melakukan beberapa aksi beringas untuk menekan warga Papua dan juga para TNI yang bertugas.

Salah satu kejadian mengenaskan yang pernah terjadi adalah ketika anggota KKB membantai para pekerja proyek Trans Papua pada 2 Desember 2018 silam.

Aksi itu lantas buat TNI geram.

Akibatnya, TNI bahkan dikabarkan melibatkan Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

Diketahui Kopassus yang dikenal memiliki kemampuan khusus seperti bergerak cepat di setiap medan, menembak dengan tepat, hingga pengintaian.

Dan salah satu tugas Kopassus adalah memburu pemimpin KKB Egianus Kogoya.

Tak tanggung-tanggung, pasukan anti teror juga diterjunkan guna memberantas KKB di Papua.

Mereka adalah Pasukan Satuan Penanggulangan Teror 81 (Satgultor 81/Sat 81).

Usut punya usut, mereka adalah pasukan siluman Kopassus TNI AD.

Bahkan dilansir dari GridHot.ID dari wawancara dengan salah seorang sumber yang tak ingin disebutkan identitasnya.

Penerjunan Satgultor 81 itu berdasarkan perintah Presiden Joko Widodo.

Kopassus sendiri adalah pasukan khusus terbaik Indonesia.

Satgultor 81 merupakan satuan elit Kopassus yang dibentuk oleh Luhut Panjaitan dan Prabowo Subianto pada tahun 1981.

Tugas utamanya adalah sebagai satuan anti-teror Kopassus.

Tidak semua tugas diberikan kepada Satgultor 81.

Satgultor 81, pasukan misterius bentukan Prabowo Subianto dan Luhut Panjaitan
Satgultor 81, pasukan pemburu teroris selesaikan misi dalam hitungan menit bentukan Prabowo Subianto dan Luhut Panjaitan (Tribunnews)

Melainkan hanya tugas-tugas khusus yang benar-benar sulit.

Uniknya, disebutkan dalam beberapa tahun terakhir ini, istilah 'gultor' dihilangkan.

Ini karena kualifikasi yang dimiliki lebih dari penanggulan teror.

Sehingga kini mereka dikenal pula dengan sebutan Sat 81.

Sama seperti Kopassus, maka prajurit-prajurit Satgultor 81 merupakan prajurit terbaik dari seluruh prajurit TNI.

Markas mereka di Cijantung, Jakarta Timur.

Namun tidak seperti pasukan elit TNI lainnya, Satgultor 81 sangat dirahasiakan.

Mulai dari jumlah personelnya hingga apa saja senjata yang mereka gunakan.

Tujuan dari kerahasian ini karena Satgultor 81 memang sering terlibat dalam setiap operasi rahasia militer.

Salah satunya disebutkan bahwa Satgultor 81 ikut dalam mengejar teroris Nordin M Top dan kawan kawan pada 2009 lalu.

Jadi, jika personel Sat 81 diturunkan, maka berarti sudah ada ancaman tingkat tinggi yang bersikap kompleks dengan tingkat kesulitan tinggi sedang terjadi di Indonesia.

Apalagi personel Sat 81 biasa bergerak dalam unit kecil.

Tapi berdurasi cepat. Bukan hitungan jam tetapi menit.

Kasus lain yang pernah ditangani personel Sat 81 di antaranya mengatasi teror bom di Sarinah Thamrin (Jakarta Pusat), pertengahan Januari 2016 lalu.

Lalu menanggulangi kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, pada pertengahan Mei 2018 lalu.

Walau begitu, hingga berita ini diturunkan, tidak ada pernyataan resmi dari apakah benar Sat 81 benar-benar diterjunkan untuk memburu pimpinan KKB Egianus Kogoya di Papua.

Jika benar, sepertinya Egianus Kogoya dan KKB harus siap-siap.

Baca juga: KKB Pimpinan Lekagak Cs Dijamin Tak Berkutik Hadapi Satgultor 81 Kopassus, Pasukan Pemburu Teroris

Baca juga: Sebutan KKB Papua untuk Teroris di Papua Dilarang Menko Polhukam Mahfud MD, Ini Istilah Barunya

Baca juga: Istilah Baru Teroris KKB Papua, Kata Papua Diganti, Mahfud MD: Tolong Jangan Sebut KKB Papua

(Intisari)

Tautan:

https://intisari.grid.id/read/032681911/pemimpin-kkbegianus-kogoya-dijamin-langsung-tamat-jika-bertemu-inilah-pasukanrahasia-yang-dibentuk-luhut-dan-prabowo-bekerja-hanya-dalam-hitungan-menit?page=all

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved