Breaking News:

Berita Bitung

Wawali Bitung Hengky Honandar: Kemampuan Menulis Cerita Siswa Sangat Penting

Dinas Perpustakaan Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sukses melaksanaan lomba cerita, dalam rangka hari pendidikan Nasional tahun 2021

Tribun manado / Christian Wayongkere
Hengky Honandar Wakil wali kota Bitung saat menyerahkan hadiah kepada sejumlah pemenang lomba cerita. Didampingi Frangky Ladi asisten I setda kota Bitung dan kepala Dinas Perpustakaan Eugenie Mantiri. 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Dinas Perpustakaan Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) sukses melaksanaan lomba cerita, dalam rangka hari pendidikan Nasional tahun 2021.

Kegiatan itu berlangsung pada 19 - 30 April 2021, dan sudah dilakukan pengumuman sekaligus dengan penyerahan tropy dan piagam kepada pemenang pertama hingga juara harapan pada 6 Mei 2021..

Aurelia Pangalerang alias Intan, siswi SMPN 12 Bitung dan Callysta Febriana Mailangkay siswa SD Katolik 1 Bitung keluar sebagai juara pertama.

Lomba Menulis Cerita Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se Kota Bitung, dalam rangka Hari Pendidikan Nasional.

Kegiatan lomba menulis cerita, ditanggapi oleh Hengky Honandar SE Wakil wali kota Bitung.

Baca juga: Napi Rutan Malendeng Kabur, Petugas dan Anggota Kepolisian Lakukan Pencarian, Ini Kata Kadivpas

Menurut Hengky Honandar menulis merupakan bagian dari proses pendidikan, sementara pendidikan memiliki fungsi yang krusial bagi anak-anak yaitu untuk mengembangkan kemampuan serta peradaban untuk mencerdaskan.

"Dalam menulis sangatlah penting dalam meningkatkan kemampuan literasi karena dari membaca akan memahami dan bisa membiasakan diri untuk menuliskan  apa yang diketahui dari membaca dana pengalaman yang dilihat sehari-hari," kata Hengky Honandar Minggu (9/5/2021).

Hengky Honandar juga menyampaikan bahwa, bangsa yang besar adalah bangsa yang generasi penerusnya mempunyai karakter yang dibentuk melalui pola pendidikan.

Baik pendidikan formal maupun pendidikan non formal, yang mengacu pada pembelajaran peningkatan moral dan intelektual, keterampilan serta kreativitas dengan melibatkan peranan keluarga sekolah.

Lomba cerita tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga menjadi pembelajaran untuk terus mengevaluasi dan meningkatkan kemampuan dari masing-masing peserta.

Baca juga: Pantau Harga di Pasar Amurang, Bupati Minahasa Selatan Imbau Distributor Jaga Stabilitas Harga

Halaman
123
Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved