Breaking News:

KKB Papua

Paulus Waterpauw Ingatkan Anggota KKB Papua, Bilang Hati-hati, Meski di Luar Negeri akan Diciduk

Paulus Waterpauw Ingatkan Anggota KKB Papua. Kabaintelkam Polri ini Bilang Hati-hati.

Editor: Alexander Pattyranie
Kolase KOMPAS.com/IRSUL PANCA ADITRA dan Tribun Jambi
Kolase foto Irjen Pauluw Waterpauw (kiri) dan KKB Papua (kanan). 

"Salah satu bagian yang beliau sampaikan, tapi tentunya pola penanganan itu kita masih menunggu petunjuk dari Mabes Polri, mudah-mudahan kalau minggu depan sudah keluar, kita akan melakukan penyesuaian," kata dia.

Kemudian, proses penindakan KKB akan di bawah satuan kewilayahan.

"Pola tindak tetap sama, tapi dari yang tadinya dari pusat itu akan diserahkan ke (satuan) kewilayahan, yaitu Polda dan Kodam," kata Fakhiri.

Terkait pertemuan dengan tokoh masyarakat, akademisi dan Komnas HAM, Fakhiri menyebut hal tersebut lebih untuk meminta saran bagaimana cara terbaik menangani KKB.

Panglima TNI dan Kapolri, sambung Fakhiri, ingin lebih berhati-hati dalam penanganan KKB agar masalah yang ada bisa selesai tanpa menyisakan dendam.

"Koordinasi dengan akademisi, Komnas HAM dan tokoh masyarakat itu semua integral karena kita perlu saran dan masukan untuk melakukan tindakan yang pas.

Ini sedang berproses, tentu Kapolri dan Panglima TNI berhati-hati melaksanakan hal itu," kata Fakhiri.

Tak Ada Pengerahan Pasukan  Khusus

Irjen Mathius D Fakhiri Buru KKB Papua Jhony Botak hingga Terjepit

Foto : Irjen Mathius D Fakhiri Buru KKB Papua Jhony Botak hingga Terjepit (tribratanews.polri.go.id)

Di bagian lain Irjen Mathius D Fakhiri membantah adanya pengerahan pasukan khusus ke Papua.

Menurut dia, belum ada perintah dari Kapolri maupun Panglima TNI terkait hal itu. 

"Tidak ada pasukan khusus datang ke Papua, itu orang suka membesar-besarkan saja," ujarnya kepada Kompas.com di Timika, Jumat (7/5/2021).

Sejauh ini, sambung Fakhiri, keberadaan pasukan khusus belum diperlukan untuk menangani KKB.

Menurut dia, keberadaan pasukan bawah kendali operasi (BKO) sudah memadai untuk menangani KKB.

"Perkuatan yang sudah diperbantukan di Papua itu yang sedang bertugas, kalau pun nanti ada rotasi itu rotasi rutin," kata dia.

Sebelumnya Fakhiri juga sempat menegaskan, walau saat ini KKB sudah dilabeli sebagai organisasi teroris, namun pola penanganannya belum akan berubah.

Aparat keamanan akan sebisa mungkin mengedepankan pendekatan kesejahteraan sebelum melakukan penindakan hukum.

"Kita tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan. Tentunya sebagai Kapolda dalam menyikapi keputusan pemerintah tentu kita laksanakan, tetapi tetap berpedoman terhadap apa yang sudah kita lakukan karena disitu penegakan hukum telah dilaksanakan," ujarnya.

Kepala daerah, sambung Fakhiri, memiliki peran sangat penting untuk bisa mendekati KKB secara kemanusiaan.

Sebagai perwakilan pemerintah pusat yang dipilih langsung oleh masyarakat, para bupati diyakininya memiliki hubungan emosional lebih dibandingkan dengan aparat keamanan.

"Kita melakukan soft aproach dengan mendekati semua elemen masyarakat, pemerintah daerah di titik-titik krusial kita usahakan agar mereka di depan dengan mengambil langkah kongkrit dalam melakukan penggalangan untuk menarik mereka (anggota KKB) keluar," kata Fakhiri.

(Surya.co.id/Putra Dewangga Candra Seta)

BERITA TERPOPULER :

Baca juga: Krisdayanti Menangis di Depan Aurel Hermansyah, Atta Halilintar: Jangan Nangis Dong!

Baca juga: Viral Anggota TNI Dikeroyok Debt Collector, Mobil Dirampas, Padahal Sedang Bawa Orang Sakit

Baca juga: Sosok Dita Andini Purbowo Kakak Ipar Gibran, Tak Kalah Cantik Dari Selvi Ananda, Khas Putri Solo

TONTON JUGA :

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Peringatan Tegas Pauluw Waterpauw untuk KKB Papua, Ada Konsekuensi Besar Jika Terbukti Jadi Teroris

https://surabaya.tribunnews.com/2021/05/09/peringatan-tegas-pauluw-waterpauw-untuk-kkb-papua-ada-konsekuensi-besar-jika-terbukti-jadi-teroris?page=all.

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta

Editor: Adrianus Adhi

Berita KKB Papua lainnya

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved