Lebaran 2021
Operasi Ketupat Samrat 2021, Polisi di Sitaro Bersiaga di Tujuh Pos Penjagaan
"Tujuh pos ini terdiri dari lima pos terpadu dan dua pos pengamanan. Anggota kita disiagakan di semua pos tersebut," ungkap Wakapolres Sitaro.
Penulis: Octavian Hermanses | Editor: Rizali Posumah
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Operasi Ketupat oleh aparat kepolisian dalam rangka mengamankan jalannya bulan suci ramadhan resmi bergulir sejak 6 Mei 2021 lalu.
Adapun tujuan utama dari operasi yang akan berlangsung selama kurang lebih dua pekan ini yakni untuk menindaklanjuti keputusan pemerintah dalam rangka mengendalikan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), pengawasan penerapan protokol kesehatan, keselamatan berlalu lintas hingga pencegahan terjadinya tindak kejahatan.
Khusus di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Kepolisian Resort (Polres) Kepulauan Sitaro menyiagakan anggotanya di tujuh pos penjagaan, masing-masing tiga pos di wilayah Siau, tiga pos di wilayah Tagulandang dan satu pos di wilayah Biaro.
"Tujuh pos ini terdiri dari lima pos terpadu dan dua pos pengamanan. Anggota kita disiagakan di semua pos tersebut," ungkap Wakapolres Kepulauan Sitaro, Kompol Haris Bingku, Minggu (09/05/2021).
Menurut Bingku, penempatan personil kepolisian di pos-pos penjaga untuk memberikan himbauan kepada masyarakat agar tidak melakukan mudik di tengah kondisi pandemi saat ini.
Selain itu, pengawasan penerapan protokol kesehatan juga digencarkan para petugas lapangan.
"Ketika didapati ada orang yang tidak mengenakan masker, anggota kita bersama aparat gabungan memberikan teguran dan edukasi lalu membagikan masker," terang Bingku.
Tak sebatas menyangkut pengendalian penyebaran Covid-19, penempatan personil kepolisian juga dimaksudkan untuk menciptakan situasi keamanan dan ketertiban di masyarakat.
"Dalam situasi menjelang hari raya besar keagamaan seperti Idul Fitri ini, akan ada peningkatan mobilitas masayarakat, maka diperlukan pengamanan ekstra dari aparat untuk pencegahan terjadinya tindak kejahatan yang berpotensi terjadi," lanjutnya.
Disamping penempatan petugas di pos-pos penjagaan, Polres Kepulauan Sitaro juga menyasar para pelanggar protokol kesehatan dan ketertiban berlalu lintas.
Di mana langkah ini dilakukan dengan menggelar operasi lapangan di berbagai titik lokasi.
"Begitu juga dengan operasi lalu lintas. Selain menindak pelanggaran lalu lintas, anggota kita juga melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan dengan pola yang sama. Saat ditemukan di jalan, kita tegur dan edukasi lalu memberikan masker," terang Bingku.
Sebelumnya, hal senada disampaikan Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Hansjen Ratag dalam apel gelar pasukan dalam rangka Operasi Ketupat Samrat 2021.
Ia menjelaskan tujuan utama pelaksanaan Operasi Ketupat Samrat Tahun 2021 antara lain menyangkut larangan mudik lebaran, penerapan protokol kesehatan hingga tertib berlalu lintas.
"Pertama kita menyampaikan kepada masyarakat untuk tidak mudik yang tujuannya untuk aspek keselamatan. Selanjutnya soal protokol kesehatan dan ketertiban berlalu lintas," kata Ratag.