Breaking News:

Kemenparekraf

Nikmati Pantai Legenda dan Sensasi Penjara Zaman Portugis, Yuuk ke Desa Kema Minahasa Utara

Desa Kema, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut punya dua potensi wisata tersebut sekaligus

Penulis: Arthur_Rompis | Editor: Aldi Ponge
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO)
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno saat wawancara program Beginu bersama Pemimpin redaksi Kompas.com, Wisnu Nugroho di M Bloc Market, Kamis (15/4/2021). 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Desa wisata merupakan salah satu destinasi yang dibentuk untuk memberdayakan masyarakat agar dapat berperan sebagai pelaku langsung, dalam upaya meningkatkan kesiapan dan kepedulian dalam
menyikapi potensi pariwisata atau lokasi daya tarik wisata di wilayahnya masing-masing.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan pengembangan desa wisata yang menjadi salah satu program unggulan Kemenparekraf diharapkan menjadi lokomotif penggerak untuk pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

"Program unggulan kita, yang diharapkan bisa menyentuh masyarakat di seluruh nusantara yaitu pengembangan 244 desa wisata yang kita targetkan hingga 2024 menjadi desa wisata mandiri, saya melihat desa wisata membangkitkan satu pariwisata di era baru," kata Menparekraf Sandiaga Uno, pertengahan Maret 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno (Biro Humas Kemenparekraf)

Sandiaga Salahudin Uno, mengatakan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sulawesi Utara berkontribusi hingga 20 persen.  

Sandi mengungkapkan model baru pengembangan pariwisata. Di antaranya green zone dan free Covid-19 corridor.

Pariwisata dan ekonomi kreatif bisa melibatkan masyarakat sebagai model pengembangan pemberdayaan masyarakat itu dalam bentuk Desa Wisata.

"Desa wisata ini bisa membuka lapangan kerja dan mendorong ekonomi rakyat," jelasnya.

Wisata alam dan budaya merupakan dua jenis wisata yang jadi unggulan karena banyak peminatnya.

Desa Kema, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulut punya dua potensi wisata tersebut sekaligus.

Desa tersebut berjarak sekira 35 kilometer dari bandar udara Samratulangi Manado.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved