Banjir di Bitung

Banjir Masalah Klasik di Bitung, Wali Kota Maurits Mantiri Gerak Cepat dan Libatkan PT Pelindo

Wali kota Bitung Maurits Mantiri langsung melakukan gerakan cepat (gercep), menyambangi sejumlah titik di lokasi banjir.

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Wali Kota Bitung Maurits Mantiri, Kadis PUPR Rudy Theno, GM PT Pelindo IV Terminal Petikemas Bitung (TPB) Alex Sitorus dan Manager Teknik TPB Jusri meninjau outlet utama, pasca banjir di pusat kota Bitung. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado Persoalan banjir yang disebabkan karena luapan air dari saluran utama atau outlet, dan saluran got sudah penuh sedimen tanah.

Berdampak pada genangan air di dua lajur ruas jalan Ir Soekarno Kelurahan Bitung Timur, Kecamatan Maesa dan Pusat Kota Bitung Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa, Kota Bitung Provinsi Sulut.

Tak hanya jalan, air berwarna kecoklatan bercampur lumpur masuk ke dalam toko dan rumah makan di sekitar jalan itu.

Jumat (7/5/2021) malam kemarin, kondisi ini kembali terjadi.

Wali kota Bitung Maurits Mantiri langsung melakukan gerakan cepat (gercep), menyambangi sejumlah titik di lokasi banjir.

Dia kemudian menghubungi Rudy Theno kepala Dinas PUPR dan pihak PT Pelindo IV Persero cabang Bitung dan PT Pelindo IV Terminal Petikemas Bitung (TPB), mendatangi lokasi.

“Kami sudah bicara secara matang, dan kami memiliki semangat yang sama dalam mengantisipasi persoalan banjir saat ini,”  kara Maurits Mantiri Jumat malam kemarin.

Maurits Mantiri bilang, Pemkot Bitung melalui Dinas PUPR bersama dengan pihak, PT Pelindo IV Persero cabang Bitung dan PT Pelindo IV Terminal Petikemas Bitung (TPB) akan bersama-sama bergotong-royong mencari solusi atas persoalan banjir di wilayah ini.

Dia menilai namanya banjir perlu dan harus diantisipasi.

“Langkah awal, mengangkat sedimen di dalam outlet yang menyebabkan saluran tidak optimal menampung volume air,” tandasnya.

Wali Kota bersama Kadis PUPR Rudy Theno, dan Alex Sitorus GM PT Pelindo IV TPB dan Jusri Manager Teknik PT Pelindo IV TPB.

Mereka kemudian memantau saluran outlet atau saluran utama, yang hendak masuk ke kawasan Pelabuhan Samudera Bitung.

Sudah tersumbat sedimen dan sampah, lalu memantau saluran yang sama di samping kanan toko Samudera MM.

Lalu berjalan kaki keluar masuk sejumlah pertokoan, untuk melihat kondisi dan dampak dari banjir itu. (crz)

BMKG Beri Peringatan Dini Hari Ini Minggu 9 Mei 2021: Cuaca Ekstrem Berpotensi di 21 Wilayah Berikut

Reaksi Keluarga Besar Soal Kabar Kehamilan Aurel Hermansyah, Komentar Raul Lemos Jadi Sorotan

Banjir di Kota Bitung, Wali kota Gerak Cepat, Kerahkan Pasukan Helm Merah dan Kuning

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved