Breaking News:

Reklamasi Eks Tambang PT NMR

Kebun Raya Megawati Soekarnoputri, Hasil Reklamasi Lahan Eks Tambang PT Newmont Minahasa Raya

Hijau dan menyejukkan. Tak terbayangkan Bukit Mesel yang memiliki seluas 221 hektar ini adalah kawasanan tambang emas

Tribun Manado/Finneke Wolajan
Lahan Eks Tambang PT Newmont Minahasa Raya kini telah direklamasi dan telah dijadikan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Foto diambil Maret 2021 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bukit Mesel Ratatotok kini telah hijau. Sejauh mata memandang, ada deretan pohon yang berdiri beraturan.

Ada pohon jati, kayu manis, sengon, mahoni, jabon merah, linggua, ketapang air dan jenis tumbuhan lainnya. Pohon-pohon ini tumbuh rapi dengan jarak sekitar 3 – 4 meter. Tinggi menjulang, sekitar 20 – 30 meter ke atas.

Hijau dan menyejukkan. Tak terbayangkan Bukit Mesel yang memiliki seluas 221 hektar ini adalah kawasanan tambang emas.

Hutan di Bukit Messel yang berlokasi di Ratatotok, Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara adalah hasil reklamasi PT Newmont Minahasa Raya (PT NMR), yang kemudian menjadi Kebun Raya Megawati Soekarnoputri.

Bunyi mesin pabrik, serta roda truk berukuran raksasa tak lagi terdengar di Bukit Mesel kepulan asap hitam dari cerobong pabrik pengolahan emas yang tak lagi nampak. Seluruh bangunan pabrik, mes pekerja, dan perkantoran telah dibongkar.


Lahan Eks Tambang PT Newmont Minahasa Raya kini telah direklamasi dan telah dijadikan Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Foto diambil Maret 2021 (Tribun Manado/Finneke Wolajan)

Permukaan bukit setinggi 420 meter itu kini telah hijau, penuh dengan pohon yang diselingi semak-semak belukar. Di tengah kawasan reklamasi, ada danau seluas 700 x 500 meter, berkedalaman 135 meter. Danau merupakan kawah bekas galian tambang utama.

Menjadi kebun raya, kawasan reklamasi PT NMR ini telah dibangun infrastruktur penunjang. Gerbang utama menyambut ketika memasuki Kebun Raya Megawati Soekarnoputri. Di samping pos penjagaan, ada tulisan raksasa ‘Kebun Raya Megawati Soekarnoputri Ratatotok Mitra’.

Suasana gerbang utama kental dengan budaya Minahasa, ditandai dengan patung burung Manguni, burung disakralkan masyarakat suku Minahasa.

Jalan aspal membelah hutan, sebagian lainnya masih jalan berbatu dan tanah yang hanya bisa dilalui dengan mobil jeep maupun motor trail. Gedung-gedung operasional kebun raya telah berdiri.

Halaman
123
Penulis: Finneke Wolajan
Editor: Finneke Wolajan
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved