Breaking News:

Berita Kotamobagu

Nurachim Mokoagow: Beras di Kotamobagu Tersedia 2,428 ton, Pangan untuk Idul Fitri Aman

Menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, kebutuhan masyarakat akan sejumlah komoditi pangan meningkat. 

Penulis: Nielton Durado
Editor: Aswin_Lumintang
TRIBUNMANADO/INDRY PANIGORO
Nurachim Mokoagow 

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU -- Menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, kebutuhan masyarakat akan sejumlah komoditi pangan meningkat. Meski demikian, ketersediaan pangan di Kotamobagu sejak awal Ramadan hingga kini masih tetap stabil.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kotamobagu, Nurachim Mokoagow.

Ilustrasi ketersediaan beras menjelang Idul Fitri
Ilustrasi ketersediaan beras menjelang Idul Fitri (ISTIMEWA/BULOG SANGIHE)

Ketika dihubungi Tribun Manado, Jumat (7/5/2021), Mokoagow mengatakan ketersediaan komoditi pangan di Kota Kotamobagu masih aman. 

Sebagai contoh beberapa komoditi pangan utama adalah ketersediaan beras bulan April 2,428 ton, sementara kebutuhan konsumsi 1,153 ton. 

Jadi beras di Kotamobagu masih surplus 1,275 ton.

"Hal ini sama dengan ketahanan pangan 2,11 atau keadaan ini beras masih mampu bertahan selama 2,11 bulan ke depan,” ujar Nurachim.

Sementara ketersediaan cabe rawit bulan April sebanyak 69,59 ton. 

Sedangkan kebutuhan konsumsi hanya 58,49 ton.

Baca juga: Pemudik Tabrak Polisi Petugas Penyekatan Larangan Mudik Lebaran, Begini Kondisi Aipda Gugun

Baca juga: Olly Dondokambey - Steven Kandouw Berikan Job ke 179 PNS, Berikutnya Giliran Eselon II

Cabe keriting di Kotamobagu masih Surplus 11,1 ton, dimana hal ini sama dengan Ketahanan Pangan sama dengan 1,19 atau keadaan ini Beras masih mampu bertahan selama 1,19 bulan ke depan. 

Ketersediaan bawang merah bulan April 53,62 ton, sementara kebutuhan konsumsi 21,00 ton. 

“Jadi bawang merah di Kotamobagu masih Surplus 32,62 ton, dan masih bisa bertahan hingga 2 tahun," kata dia. 

Sementara untuk harga komoditi pangan strategis di Kotamobagu lanjut Nurachim, hingga kini masih stabil.

Misalnya beras serayu, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam, telur ayam ras, cabe keriting, bawang merah, kacang tanah, dan jagung. “Ini saya katakan stabil, karena harga belum bergejolak," ungkapnya. 

"Dimana semua harga komoditi pangan strategis masih di bawah koefisien variasi (CV) harga pangan,” pungkasnya. (Nie)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved