Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Awas Pemudik 'Siluman' di Perbatasan Bolmut-Gorontalo, 'Jika Kedapatan Kami Tindak Tegas'

Pengetatan pos penjagaan di Perbatasan Bolmut-Gorontalo terkait larangan mudik Idul Fitri terus dilakukan

Penulis: Majer Lumantow
Editor: David_Kusuma
Tribun Manado / Mejer Lumantow
Pengetatan pos penjagaan di Perbatasan Bolmut-Gorontalo terkait larangan mudik Idul Fitri terus dilakukan. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pengetatan pos penjagaan di Perbatasan Bolmut-Gorontalo terkait larangan mudik Idul Fitri terus dilakukan. 

Puluhan aparat gabungan berjaga di perbatasan, tepatnya antara Desa Tuntulow, Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Sulawesi Utara, dan Kecamatan Atinggola, Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) Provinsi Gorontalo, Jumat (7/5/2021).

Dari pantauan Tribunmanado.co.id, sejumlah kendaraan yang melintas langsung diberhentikan oleh petugas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dengan memasang pembatas jalan.

Kabag Ops Polres Bolmut Samuel Khayangan mengatakan ada puluhan personel gabungan dikerahkan dan stand by di Pos penjagaan untuk mengamankan wilayah perbatasan dalam rangka larangan mudik lebaran.

Baca juga: Andrei Angouw Terpilih Aklamasi Ketua Tenis Meja Sulut

"Jadi kita melakukan pemeriksaan ketat bagi warga yang masuk dan keluar daerah perbatasan," tegas Khayangan kepada Tribunmanado.co.id

Lanjutnya, hal ini dilakukan sesuai anjuran pemerintah tidak ada yang boleh mudik lebaran karena situasi pandemi Covid-19 saat ini.

"Jadi hanya warga yang memenuhi syarat yang bisa melintasi perbatasan, di antaranya adalah mereka yang membawa surat tugas, hasil tes antigen Covid-19, serta memuat logistik maupun bahan dagangan," ujarnya.

Kabag Ops juga menjelaskan bagi warga kecamatan Pinogaluman yang memliki keperluan untuk ke Kecamatan Atinggola harus menunjukan e-KTP. 

Baca juga: 5 Kuliner Nusantara Wajib Saat Lebaran, Ada Ayam Woku Khas Manado

"Jika tidak bisa menunjukan e-KTP, maka kami arahkan untuk memutar balik,” katanya.

Selain itu, Pengamanan wilayah perbatasan ini anggota kepolisian dibekali dengan senjata lengkap, tidak ada yang bisa mudik dengan situasi Pandemi Covid-19.

Dirinya pun mewanti-wanti jika mendapati pemudik ‘siluman’ alias menyamar.

"Tim akan mengecek di lapangan, kalau ada yang kedapatan, kami akan menindak tegas pemudik yang menyamar,” tandasnya.

Diketahui, pengamanan pos penyekatan mudik lebaran masih terus berlangsung hingga 17 Mei mendatang. Yakni di tiga titik, Kecamatan Sangkub, Kaidipang, dan Perbatasan Pinogaluman, Bolmut. (Mjr)

Baca juga: Pengakuan Istri Simpatisan OPM Anak-anak Kami di Papua Barat Ketakutan Lihat TNI, Mertua Ditangkap

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved