Berita Internasional

22 Warga Jadi Korban, Israel Didesak Hentikan Penghancuran Wilayah Pengungsian Palestina

Kekacauan tersebut diberitakan sudah terjadi sejak awal bulan ramadan.

Editor: Isvara Savitri
YouTube Ruptly
Bentrokan yang terjadi di Yerusalem Timur pada Kamis (22/4/2021) malam oleh ekstremis Israel dengan warga Palestina. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, YERUSALEM - Israel didesak segera menghentikan penghancuran dan penggusuran beberapa kawasan pengungsi Palestina di Sheikh Jarrah, tepi Barat.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Korrdinator Program Perdamaian PBB di Timur Tengah, Tor Wennesland.

Menurutnya, penggusuran di Sheikh Jarrah dan beberapa lingkungan lain di Yerusalem Timur sangat memprihatinkan.

Kamis (6/5/2021) organisasi kemanusiaan Red Crescent mengemukakan bahwa ada 22 warga Palestina usai terjadi bentrok dengan pihak kepolisian Israel di Yerusalem Timur.

Melansir Arab News, kasus hukum yang saat ini berpusat pada rumah empat keluarga Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah dekat tembok Kota Tua Yerusalem di atas tanah yang diklaim oleh orang Yahudi.


Pasukan keamanan Israel mendorong pengunjuk rasa Palestina keluar Gerbang Damaskus di Kota Tua Yerusalem pada 25 April 2021. (AFP/Ahmad Gharabli)

Wennesland turut menyayangkan kekacauan ini sudah terjadi sejak awal bulan ramadan.

"Dalam beberapa hari terakhir saja, dua warga Palestina, termasuk seorang wanita dan seorang anak, tewas dalam insiden terpisah oleh pasukan keamanan Israel (ISF) dalam konteks bentrokan atau penyerangan,” kata Wennesland.

Ia juga menyampaikan seorang Israel dibunuh oleh seorang Palestina dalam penembakan drive-by, dan beberapa lainnya terluka.

Baca juga: Simak Doa Lailatul Qadar, Tata Cara dan Niat Salat Sunah

Baca juga: Larangan Mudik Lebaran 2021 Sudah Berlaku, Satu Keluarga Batal Adakan Lamaran di Madiun

Bulan lalu, ekstremis Israel anti-Arab  memulai pawai menyerukan kekerasan terhadap orang Arab.

Gerakan ini semakin berani muncul di permukaan setelah sekutu mereka terpilih di parlemen.

Gerakan tersebut praktis meningkatkan ketegangan, memicu serangan lintas batas dari Gaza dan bentrokan antara warga Palestina dan polisi Israel.


Seorang pekerja kota Palestina membuang sampah melewati pasukan keamanan Israel selama bentrokan dengan pemuda Palestina di pusat kota kota Hebron, Tepi Barat yang diduduki pada 25 April 2021, menyusul protes untuk mendukung demonstrasi Palestina di Yerusalem timur yang dicaplok Israel. (AFP/Hazem Bader)

Wennesland mengatakan pelaku kekerasan di semua sisi harus dimintai pertanggungjawaban dan segera dibawa ke pengadilan.

Halaman
12
Sumber: Kontan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved