RHK Kamis 6 Mei 2021
RENUNGAN HARIAN KRISTEN 1 Raja-raja 10:8 - Hikmat Membawa Bahagia
Orang yang hidup berhikmat akan menikmati kebahagiaan. Sebab hikmat itu nikmat. Yang menikmati kebahagiaan dari orang berhikmat,
1 Raja-raja 10:8
TRIBUNMANADO.CO.ID - Orang yang hidup berhikmat akan menikmati kebahagiaan. Sebab hikmat itu nikmat. Yang menikmati kebahagiaan dari orang berhikmat, bukan hanya dirinya sendiri, tapi juga keluarga, teman sekerja, sanak saudara dan semua orang yang ada di sekitarnya.
Itulah kesaksian hidup yang dinikmati dan dirasakan, bahkan dimiliki oleh Salomo. Dia benar-benar menikmati hikmat dari Tuhan, yang dikerjakannya dengan sungguh-sungguh.
Hikmat raja Salomo, dinikmati oleh dirinya sendiri, keluarga dan orang-orang yang ada di sekitarnya, serta diminati, digandrungi dan dikagumi oleh orang-orang luar. Justeru orang luarlah yang menceritakan hikmat Salomo kepada orang luar, setelah melihat kemuliaan Salomo karena hikmatnya yang bersumber dari Allah.
Ratu dari negeri Syeba pun memujanya. Dia mengatakan sungguh sangat berbahagia isteri, keluarga, para pegawai, pelayan dan semua orang yang memiliki Salomo sebagai rajanya. Semua karena hikmat yang dimilikinya itu, berasal dan bersumber dari kasih karunia Tuhan Allah.
Demikian firman Tuhan hari ini.
"Berbahagialah para isterimu, berbahagialah para pegawaimu ini yang selalu melayani engkau dan menyaksikan hikmatmu!" (ay 8)_
Di era 3.000 tahun silam itu, belum ada alat komunikasi untuk mengabarkan tentang kedahsyatan hikmat Salomo. Telpon, koran, radio, televisi juga belum ada. Belum ada wartawan pada waktu itu. Apalagi Medsos dll. Tapi, seluruh dunia sudah dihebohkan oleh kedahsyatan hikmat Salomo. Salomo "viral" dari mulut ke mulut.
Itulah sebabnya, ketika mendengar cerita tentang Salomo, ratu negeri Syeba berusaha datang dengan segala pengorbanan dan persembahannya. Ketika dia bertemu langsung dengan Salomo dan melihat semua yang terjadi dan dilakukan Tuhan atas dia, Makeda (ratu negeri Syeba berucap sungguh berbahagia para isteri Salomo. Tentu bersama keluarga, pegawai, pelayan dan bangsanya.
Ucapan kesaksian ini sudah pasti, bukan rekayasa. Juga bukan untuk menyenangkan hati Salomo. Sebab itu fakta. Dia merasa kagum dan hormat kepada Salomo. Ratu bisa merasakan kebahagiaan Salomo dan orang-orang dekatnya karena luar biasanya hikmat Salomo itu.
Sungguh suatu kebahagiaan yang tiada bertara jika memiliki hikmat seperti Salomo. Itulah hikmat dari Pemilik hikmat, yakni Allah Bapa, di dalam Tuhan Yesus. Maka jika kita ingin berbahagia dan membahagiakan orang-orang di sekitar kita, hiduplah berhikmat.
Jika kita hidup berhikmat, kita akan bahagia. Karena kita memdapat berkat dan kasih karunia dari Tuhan. Namun semuanya butuh proses. Keluarga kita akan turut berbahagia dan mendapat berkat dari cara hidup kita yang berhikmat.
Sesungguhnya, semua keluarga dan umat Kristen pada umumnya, sudah menerima hikmat dari Tuhan, sesuai talenta dan karunia yang Tuhan karuniakan, lewat kehadiran Roh Kudus dalam hati dan pikiran kita. Masalahnya, banyak orang acuh tak acuh dan membiarkan hikmat itu tanpa mengerjakannya. Sehingga hikmat tidak bertumbuh dan hidup dalam kehidupan kita. Bahkan hikmat itu "mati suri," karena tidak pernah dikerjakan.
Jika kita ingin bahagia dan diberkati, maka kerjakanlah hikmat yang Tuhan karuniakan bagi kita, agar menghasilkan buah. Sehingga hidup kita membahagiakan dan menjadi berkat bagi kita, keluarga dan semua orang di sekitar kita. Amin
DOA: Tuhan Yesus, ajar kami terus mengerjakan hikmat-Mu dalam hidup kami, agar kami berbahagia dan jadi berkat bagi semua orang, serta nama Tuhan selalu dimuliakan. Amin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/renungan-harian-kristen-pembalasan-hak-tuhan.jpg)