Breaking News:

Kecelakaan Maut di Minsel

Korban Lakalantas Maut di Tanjakan Munte Bekerja di Galangan Kapal Kalasey, Sosok Pekerja Keras

Kecelakaan maut di tanjakan Munte yang menewaskan Mahmud Tangka (51), warga Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan cukup menggemparkan.

Penulis: Rul Mantik | Editor: David_Kusuma
rul mantik
Korban kecelakaan di Desa Munte dibawa ke RS 

TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Kecelakaan maut di tanjakan Munte yang menewaskan Mahmud Tangka (51), warga Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, cukup menggemparkan.

Sebab, kondisi tubuh korban setelah digilas mobil truk dengan Nomor Polisi DM 8647 EA, sangat mengenaskan.

Kepala korban hancur pakaiannya pun robek.

Menurut Kaharudin Papeo, salah satu keluarga korban, Mahmud bekerja sebagai tukang di galangan kapal di Desa Kalasey, Kabupaten Minahasa.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tanjakan Munte Minsel, Kepala Hancur Dilindas Truk, Ini Identitas Korban

"Anggota keluarga kami ini bekerja sebagai tukang di tempat pembuatan kapal, di Kalasey," ungkap mantan Hukum Tua Desa Bajo, Kecamatan Tatapaan itu.

Hampir setiap hari, kata Kaharudin, korban bolak-balik Bajo - Kalasey untuk bekerja.

"Hampir setiap hari saudara saya ini bolak-balik Bajo Kalasey. Sebab, tugasnya memang untuk membuat kapal," jelas Kaharudin Papeo.

Lakalantas Maut di Tanjakan Munte Minsel
Lakalantas Maut di Tanjakan Munte Minsel (Istimewa/Polres Minsel)

Di mata Kaharudin, Mahmud adalah sosok pekerja keras.

"Orangnya pekerja keras. Rajin, ulet. Pokoknya dia dikenal suka bekerja," kenang Kaharudin.

Namun, di hari naas ini, nasib Mahmud Tangka harus berakhir tragis.

Halaman
123
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved