Breaking News:

Guru-guru di Kotamobagu Mulai Berlatih Kelola Perpustakaan

Ini bertujuan untuk dapat membantu para guru yang juga bekerja sebagai pengelola perpustakaan sekolah.

Penulis: Nielton Durado
Editor: Charles Komaling
Istimewa
Sekretaris Dinas Pendidikan Kotamobagu, Rastono Sumardi. 

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Kotamobagu menggelar pendidikan dan pelatihan pengelola perpustakaan sekolah.

Pelatihan ini dipusatkan di Gedung Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Kotamobagu, Rabu (5/5/2021).

Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Kotamobagu Rastono mengatakan, kegiatan ini bekerja sama dengan Climate Institute Jakarta.

Yang bertujuan untuk mengedukasi para pustakawan yang ada di Kotamobagu, agar dapat meningkatkan kapasitas sebagai pustakawan sejati.

“Kegiatan ini dilaksanakan sejak 3 Mei kemarin sampai hari ini," kata dia.

Ini bertujuan untuk dapat membantu para guru yang juga bekerja sebagai pengelola perpustakaan sekolah.

"Itu semua agar dapat meningkatkan kapasitas juga mempunyai terobosan dalam meningkatkan minat baca siswa/siswi di sekolah masing-masing,” beber dia.

Menurutnya, kegiatan ini dilaksanakan karena setiap sekolah SMP dan SD di Kotamobagu memiliki guru sebagai tenaga pengajar serta tanggung jawab juga sebagai penjaga perpustakaan.

Hal ini disebabkan tidak tersedianya sarjana perpustakaan atau pernah ikut training soal perpustakaan atau biasa disebut pustakawan.

Direktur Climate Institute, Putri Damayanti Potabuga, mengatakan bahwa dari 78 peserta yang ikut dalam kegiatan tersebut hanya ada dua orang yang bukan sebagai tenaga pengajar dan menjadi penjaga perpustakaan sekolah.

“Ini menjadi tanggung jawab bersama, untuk itu melalui kegiatan ini, kami bersama Dispen Kotamobagu, bertujuan untuk mengintegrasikan bahwa pentingnya pengajaran di sekolah agar ditopang dengan perpustakaan yang baik dan benar,” kata Putri.

Pemateri dalam kegiatan tersebut selain dari Climate Institute, juga dari pustakawan yang telah mengikuti Training of Trainers (ToT) dari Perpustakaan Nasional, Sudarwin Jusuf Tompunu.

Ia terdaftar satu-satunya profesi pustakawan di Sulut.  Sementara peserta yang ikut dalam pelatihan tersebut adalah guru-guru yang juga sebagai pengelola perpustakaan di sekolah baik SMP dan SD se-Kotamobagu. (*)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved