Breaking News:

Berita Sitaro

Bidik Barang Kedaluwarsa, Disperindag-Naker Sitaro Sidak Sejumlah Pertokoan

Jelang perayaan Idul Fitri Disperindag-Naker Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar inspeksi mendadak

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: David_Kusuma
Octavian Hermanses
Kegiatan operasi pemeriksaan barang kedaluwarsa yang dilaksanakan tim gabungan di sejumlah pertokoan di wilayah Siau 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jelang perayaan Idul Fitri 1442 hijriah, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindag-Naker) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pertokoan di wilayah Siau, Kamis (06/05/2021).

Kegiatan ini melibatkan unsur Dinas Kesehatan Sitaro, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol-Damkar), Polres Kepulauan Sitaro, Kodim 1301/Sangihe dan Sitaro serta Kejaksaan Negeri Sitaro.

Sesuai rencana, kegiatan operasi tersebut akan dilaksanakan selama dua hari dengan lokasi Pasar Ampera Ulu Siau Kecamatan Siau Timur dan Pasar Ondong Kecamatan Siau Barat.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag-Naker Sitaro, David Jacobs mengatakan, pelaksanaan sidak dilakukan untuk mencegah peredaran barang, khususnya produk makanan, bahan makanan dan minuman tidak layak edar.

Baca juga: Steven Kandouw Lantik Kabinet Eselon III dan IV Pemprov Sulut, 179 Pejabat Dapat Job

"Karena menjelang hari besar keagamaan seperti ini, kebutuhan masyakat pasti meningkat. Makanya kita turun melakukan operasi seperti ini," kata Jacobs.

Dalam kegiatan ini, Jacobs menyebut pihaknya lebih mengedepankan edukasi dan sosialisasi disertai peringatan ketika didapati ada toko atau pelaku usaha yang memperjual belikan barang-barang kedaluwarsa.

Apalagi sambungnya, kewenangan dalam penindakan terhadap penjual barang kedaluwarsa sudah menjadi domain pemerintah provinsi.

"Ketika kita temukan ada barang tidak layak edar, kita catat dan buatkan surat pernyataan yang ditandatangani oleh pengusahan atau pemilik toko," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Jago Merah Beraksi, 2 Rumah di Wawalintowan Minahasa Terbakar

Terpisah, Wakapolres Kepulauan Sitaro, Kompol Haris Bingku yang turut melakukan pendampingan dalam kegiatan ini menyebut, pemeriksaan barang kadaluarsa menjadi bagian dari Operasi Ketupat Samrat 2021 yang di mulai tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

"Kegiatan ini sekaligus memberikan edukasi dan peringatan kepada pemilik toko agar tidak menjual bahan makanan dan minuman kadaluarsa," terang Bingku.

Kegiatan operasi pemeriksaan barang kedaluwarsa yang dilaksanakan tim gabungan di sejumlah pertokoan di wilayah Siau
Kegiatan operasi pemeriksaan barang kedaluwarsa yang dilaksanakan tim gabungan di sejumlah pertokoan di wilayah Siau (Oktavian Hermanses)

Ia pun menegaskan, apabila di kemudian hari ditemukan masih ada pelaku usaha atau pemilik toko, khususnya mereka yang telah diperingatkan lewat operasi ini masih memperjual belikan barang kadaluarsa, maka pihaknya bakal mengambil tindakan tegas sebagaimana ketentuan hukum yang berlaku.

"Kenapa untuk operasi ini diberikan edukasi dan peringatan, karena bila kedepan kami masih menemukan bahan makanan atau minuman yang kedaluwarsa masih dijual ke masyarakat, maka selanjutnya kita akan mengabil langkah tegas," ungkapnya.

Sementara itu, dalam operasi yang menyasar tiga tokoh di wilayah Siau Timur, tim gabungan menemukan banyaknya makanan, minuman, bahan makanan dan produk kosmetik yang diduga telah kedaluwarsa.

Temuan itu pun dicatat dalam berita acara sekaligus dibuatkan surat pernyataan dari pemilik toko. (HER)

Baca juga: Warga Tolak Permintaan KKB Papua yang Larang ke Kota Ilaga, Dicegat Pakai Senjata Api Laras Panjang

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved