Breaking News:

Larangan Mudik

Wajib Tahu, Mulai Besok Kamis 6 Mei 2021 Mudik Dilarang, Berikut Syaratnya Jika Ingin Pulang Kampung

Meski pemerintah secara tegas melarang mudik, masyarakat masih diizinkan melakukan perjalanan lintas daerah namun dengan beberapa syarat tertentu.

Editor: Fistel Mukuan
Tribun Manado / Fernando Lumowa
Suasana terminal keberangkatan Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado jelang diberlakukannya larangan mudik, Senin (03/05/2021). 

Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono memastikan seluruh aktivitas bus AKAP dan AKDP dihentikan selama larangan mudik lebaran yang dimulai pada 6-17 Mei 2021.

Aktivitas bus AKAP dan AKDP hanya diperbolehkan di terminal Pulo Gebang dan Terminal Bus Kalideres saja selama aturan larangan mudik lebaran 2021

"AKAP dan AKDP semua dihentikan kecuali di Pulo Gebang dan Kalideres. Namun, untuk antarprovinsi wilayah di Jabodetabek tetap diizinkan," kata Istiono dalam keterangannya, Rabu (5/5/2021).

Dijelaskan Istiono, nantinya hanya ada 3.000 bus yang diperbolehkan beroperasi di seluruh Indonesia selama pelarangan mudik ini. Bus ini nantinya diberikan stiker penanda khusus.

"Seluruh Indonesia bus yang kita berikan penandaan dengan stiker kita beri 3.000-an. Masih ada 3.000 bus yang akan melayani masyarakat di seluruh Indonesia. Kita harapkan penandaan ini mempermudah kepolisian untuk melakukan pengawasan," jelasnya.

Ia mengungkapkan bus ini bakal mengangkut penumpang yang masih diperbolehkan untuk melakukan perjalanan selama peniadaan mudik. Adapun persyaratan ini bakal diperiksa sebelum penumpang bus di terminal keberangkatan.

Pemerintahan melarang aktivitas mudik lebaran 6 sampai 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid 19.
Pemerintahan melarang aktivitas mudik lebaran 6 sampai 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir mobilitas masyarakat dalam rangka memutus mata rantai Covid 19. (Istimewa.)

"Ada beberapa orang masih diperbolehkan melakukan perjalanan selama peniadaan mudik. Ada pegawai negeri, TNI-Polri untuk keperluan tugas. Ada juga masyarakat untuk kepentingan ada kematian, sakit dan sebagainya, termasuk ibu hamil," ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Istiono, Polri juga telah mengusulkan agar masyarakat yang memiliki kepentingan khusus untuk menjalankan pemeriksaan tes Swab antigen maupun tes Genose-C19.

“Di sini dilakukan random tes kaitannya dengan Covid-19. Semua persyaratan dicapai, kemudian mereka baru bisa melakukan aktivitas,” tukasnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Larangan Mudik, Seluruh Bus AKAP dan AKDP Berhenti Beroperasi kecuali di 2 Terminal Berikut Ini, https://jabar.tribunnews.com/2021/05/05/larangan-mudik-seluruh-bus-akap-dan-akdp-berhenti-beroperasi-kecuali-di-2-terminal-berikut-ini

https://palu.tribunnews.com/2021/05/05/mulai-kamis-6-mei-2021-mudik-dilarang-ini-beda-mudik-dengan-perjalanan-ke-kampung-halaman

Berita lain terkait Larangan Mudik

Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved