Breaking News:

Berita Sitaro

Kepala UPP Kelas III Ulu Siau: Larangan Mudik Tidak Berlaku di Siau, Alasannya Daerah Terpencil

Ini baru menarik. Ada pernyataan dari Kepala UPP Kelas III Ulu Siau, Welhelmus Dami bahwa larangan mudik Lebaran yang diperintahkan

Editor: Aswin_Lumintang
Istimewa.
Aktivitas turun naik penumpang di Pelabuhan Ulu Siau m 

SIAU, TRIBUNMANADO.CO.ID - Ini baru menarik. Ada pernyataan dari Kepala UPP Kelas III Ulu Siau, Welhelmus Dami bahwa larangan mudik Lebaran yang diperintahkan Presiden Joko Widodo tidak akan diberlakukan di Kabupaten Kepulauan Siau.

Alasannya Kabupaten Siau lebih khusus pelabuhan Ulu Siau memang rutin melayani transportasi warga setempat ke Kota Manado, Tagulandang dan Tahuna.

Hanya memang terpantau sehari menjelang pemberlakuan larangan mudik, arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Ulu Siau, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mulai menunjukkan peningkatan aktifitas penumpang.

truk di Pelabuhan Siau
truk di Pelabuhan Siau ()

Sesuai hasil pantauan tribunmanado.co.id, Rabu (05/05/2021), kepadatan terlihat di Gedung Terminal penumpang hingga kantin dan sejumlah area di Pelabuhan Ulu Siau.

Mayoritas penumpang ini akan melakukan perjalanan menuju Pelabuhan Manado, dan sebagiannya lagi menuju Pelabuhan Tagulandang. Lonjakan ini di tengarai karena kekuatiran penumpang yang akan diperhadapkan dengan aturan soal larangan mudik, yang akan diberlakukan mulai tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Meski lonjakan penumpang mulai terjadi, namun berdasarkan pantauan wartawan tak kelihatan adanya pemeriksaan bagi calon penumpang, terkecuali beberapa petugas Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau yang memeriksa tiket calon penumpang.

Selain itu, beberapa petugas kepolisian, baik dari Polres Kepulauan Sitaro maupun Polsek Siau Timur yang kelihatan berjaga di area Pelabuhan Ulu Siau.

Baca juga: Ibu-ibu di Distrik Ilaga Kabur Lihat Teroris KKB Papua Berjaga Bawa Senjata, Pimpinan Peni Murib

Baca juga: Masih Ingat Edi Darmawan Salihin? Ayah Mirna Korban Kopi Sianida, Kabarnya Nikahi Perempuan Muda

Kepala UPP Kelas III Ulu Siau, Welhelmus Dami membenarkan adanya lonjakan penumpang sejak pekan lalu meskipun belum signifikan. “Sejauh ini hanya kapal penumpang reguler malam yang ada peningkatan jumlah penumpang yang naik antara 100 sampai 250 orang. Sedangkan kapal cepat, jumlah penumpang yang naik antara 50 sampai 150 orang,” ujar Dami.

Terkait larangan mudik lebaran, Dami menyebut khusus masyarakat umum tidak ada pemberlakuan syarat khusus maupun penghentian jadwal pelayaran kapal sebagaimana belakang berkembang di masyarakat.

“Berhubung Kepulauan Sitaro termasuk daerah daerah 3TP (tertinggal, terpencil, terluar dan perbatasan) serta melayani pelayaran kategori rutin serta terbatas dalam satu kecamatan, kabupaten dan provinsi maka dikecualikan syarat ijin keluar masuk dan dokumen kesehatan,” ungkap Dami.

Terpisah, Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Hansjen Ratag menyatakan, pihaknya akan turun di masyarakat, khususnya di tempat-tempat umum untuk menyampaikan himbauan tentang larangan mudik. “Kita sudah buat baliho tentang larangan mudik dan nantinya kita akan bersama pemerintah dan stakeholder terkait untuk menyampaikan himbauan larangan mudik, termasuk di pelabuhan sebagai pintu masuk wilayah,” ungkap Ratag.(her)

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved