Breaking News:

Rekonstruksi Suami Bunuh Istri

Kasus Suami Bunuh Istri di Bitung Spontan Karena Lakaoni Emosi, Sofumboro Laia Ungkap Upaya Damai

Setelah sempat bungkam, keluarga tersangka dan korban peristiwa penikaman suami terhadap istri di lorong atau gang SD GMIM 1

tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere
Suasana tempat kejadian perkara kasus penikaman yang diduga dilakukan suami terhadap istrinya hingga sang istri berujung meregang nyawa. Lokasi kejadian di RT 08 lingkungan 1 Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung. 

BITUNG, TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah sempat bungkam, keluarga tersangka dan korban peristiwa penikaman suami terhadap istri di lorong atau gang SD GMIM 1, Lorong Kayu dan Lorong Radio Gitalestari di RT 08 lingkungan I Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung Provinsi Sulut angkat bicara.

Melalui pengacara Sofumboro Laia SH, Kantor Hukum dan Advokat menerangkan, peristwa itu murni disebabkan cekcok dan tersangka merasa sakit hati kepada korban.

Baca juga: Anggota KKB Papua Tertembak oleh Senjatanya Sendiri, Mendadak Tobat dan Kembali ke NKRI

Baca juga: BREAKING NEWS: Dua Bocah di Tomohon Tewas Tenggelam di Kolam Pribadi

"Akibatnya klien saya tidak bisa bendung emosinya, sehingga dia gelap mata dan bertindak seperti yang diperagakan dalam reka ulang. Jangan ada isu-isu atau hal-hal lain. Ini murni tindakan spontan dari klien kami (tersangka), ada unsur penganiayaan juga, dorong mendorong sehingga terjadi penikaman,"  tutur Sofumboro Laia SH kepada wartawan usai reka ulang di Mapolsek Maesa Kota Bitung, Rabu (5/5/2021).

Suasana tempat kejadian perkara kasus penikaman diduga dilakukan suami terhadap istrinya yang berujung meregang nyawa. Lokasi di RT 08 Lingkungan 1 Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa Kota Bitung.
Suasana tempat kejadian perkara kasus penikaman diduga dilakukan suami terhadap istrinya yang berujung meregang nyawa. Lokasi di RT 08 Lingkungan 1 Kelurahan Bitung Tengah, Kecamatan Maesa Kota Bitung. (tribunmanado.co.id/Christian Wayongkere)

Dalam kasus ini Sofumboro Laia menilai, kejadian ini hal yang wajar dari insan manusia tak luput dari kesalahan.

Sofoumboro juga menambahkan, pasca peristiwa ini antara keluarga korban dan tersangka yang masih ada hubungan keluarga tidak keberatan.

"Semua keluarga sudah mengiklaskan, menerima apa yang terjadi. Antara dua pihak keluarga terus menjalin perjumpaan dan komunikasi, tidak mempersoalkan lagi hingga memaafkan tersangka hingga berencana melakukan perdamaian," jelasnya.

Seperti diwartakan sebelumnya, peristiwa penikaman yang terjadi pada Selasa (20/4/2021) mengakibatkan perempuan Netwin Grindayani Lakaoni (58) meninggal dunia dan korban luka, laki-laki Jhon Lakaoni (62).

Korban meninggal merupakan istri dari tersangka, dan korban luka adalah iparnya.

Kejadian terjadi didalam ruko milik tersangka dan korban di RT 08 lingkungan 1 Kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung.( crz)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved