Breaking News:

Larangan Mudik Lebaran

Jelang Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Ulu Siau Mulai Meningkat

Sehari menjelang pemberlakuan larangan mudik, arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Ulu Siau Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro

Penulis: Octavian Hermanses
Editor: David_Kusuma
Octavian Hermanses
Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Ulu Siau Mulai Meningkat 

Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Sehari menjelang pemberlakuan larangan mudik, arus penumpang kapal laut di Pelabuhan Ulu Siau Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) mulai menunjukan peningkatan.

Berdasarkan pantauan wartawan, Rabu (05/05/2021), kepadatan jelas terlihat di gedung terminal penumpang hingga kantin dan sejumlah area di Pelabuhan Ulu Siau.

Mayoritas dari para penumpang ini akan melakukan perjalanan menuju Manado, dan sebagiannya lagi menuju Pelabuhan Tagulandang.

Lonjakan ini di tengarai karena kekuatiran para penumpang yang akan diperhadapkan dengan aturan soal larangan mudik, yang akan diberlakukan mulai tanggal 6 Mei 2021 hingga 17 Mei 2021 mendatang.

Baca juga: Polres Minahasa Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021

Baca juga: Cerita Mantan Anggota KKB yang Kembali ke NKRI: Hidup Menderita dalam Hutan dan Hanya Ditipu Janji

Meski lonjakan penumpang mulai terjadi, namun berdasarkan pantauan wartawan tak kelihatan adanya penyekatan atau pemeriksaan bagi calon penumpang, terkecuali beberapa petugas Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Ulu Siau yang memeriksa tiket calon penumpang.

Selain itu, beberapa petugas kepolisian, baik dari Polres Kepulauan Sitaro maupun Polsek Siau Timur yang kelihatan berjaga di area Pelabuhan Ulu Siau.

Kepala UPP Kelas III Ulu Siau Welhelmus Dami membenarkan adanya lonjakan penumpang sejak pekan lalu meskipun belum signifikan.

“Sejauh ini hanya kapal penumpang reguler malam yang ada peningkatan jumlah penumpang yang naik antara 100 sampai 250 orang.

Sedangkan kapal cepat, jumlah penumpang yang naik antara 50 sampai 150 orang,” ungkap Dami.

Baca juga: Dulu Cantik Berseragam Rapi, Kini Istri Pejabat Ini Banting Setir Jadi Driver Ojol, Berikut Kisahnya

Terkait larangan mudik lebaran, Dami menyebut khusus masyarakat umum tidak ada pemberlakuan syarat khusus maupun penghentian jadwal pelayaran kapal sebagaimana belakang berkembang di masyarakat.

“Berhubung Kepulauan Sitaro termasuk daerah daerah 3TP (Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan) dan melayani pelayaran kategori rutin serta terbatas dalam satu kecamatan, kabupaten dan provinsi maka dikecualikan syarat izin keluar masuk dan dokumen kesehatan,” ungkap Dami.

Terpisah, Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Hansjen Ratag menyatakan pihaknya akan turun di masyarakat, khususnya di tempat-tempat umum untuk menyampaikan himbauan tentang larangan mudik.

“Kita sudah buat baliho tentang larangan mudik dan nantinya kita akan bersama pemerintah dan stakeholder terkait untuk menyampaikan imbauan larangan mudik, termasuk di pelabuhan sebagai pintu masuk wilayah,” ungkap Ratag. (HER)

Baca juga: Polres Talaud Gelar Apel Operasi Ketupat Samrat 2021, Ini Pesan Kapolres Talaud

YOUTUBE TRIBUN MANADO:

Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved