Torang Kanal
Ini Harapan Gadis Cantik Patriani Supit Bagi Pariwisata di Sulut
Pariwisata di era pandemi saat ini khususnya di daerah Sulawesi Utara harus tetap eksis.
Penulis: Mejer Lumantow | Editor: David_Kusuma
TRIBUNMANADO.CO.ID, Manado - Pariwisata di era pandemi saat ini khususnya di daerah Sulawesi Utara harus tetap eksis.
Kendati ditengah perjuangan pandemi covid-19, sektor pariwisata harus tetap jalan, mengapa?
Karena dilihat dari sisi ekonomi pembangunan tentunya bisa meningkatkan PAD di daerah kita.
Demikian dikatakan Gadis Cantik asal Manado Patriani Supit
Baca juga: Pembayaran THR Aparatur Sipil Negara di Sitaro Menunggu Peraturan Bupati
Baca juga: Mata Fadli Berkaca Kaca, Dibayar Sejuta Pun Sopir Tak Mau, Penumpang Gorontalo dan Makassar Bingung
Untuk pariwisata di Sulut memang sampai saat ini masih bertumbuh & berkembang ditinjau dari euforia masyarakat terhadap perkembangan pariwisata saat masa pandemi justru makin meningkat.
"Masyarakat sangat antusias karena diberikan banyak waktu senggang di rumah, apalagi masa pandemi kebanyakan masyatakat menghabiskan waktu bekerja dirumah (WFH) & belajar dirumah sehingga ketika ada waktu senggang bisa berkunjung ketempat wisata terdekat," ujar Riri sapaan akrabnya.
Gadis kelahiran Manado 8 Januari 1996, juga ikut menyorot fasilitas pariwisata di Sulut.
Baca juga: Polres Minahasa Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2021
Menurutnya, selain keindahan alam yang ditawarkan, fasilitas bagi pengunjung ditempat wisata juga sangat penting.
"Sekiranya pemerintah dan pemilik usaha harus menyediakan akses jalan yang baik menuju tempat wisata, yang didukung fasilitas umum yang baik," ungkap Riri
Dirinya mencontohkan, salah satunya tempat wisata yang baru dan sementara trend & booming di daerah Tomohon saat ini yaitu "Tuur Maasering".
Menurut saya tempat wisata tersebut sangat menarik minat masyarakat serta pengunjung dari luar karena menjual ciri khas yang ada di daerah kita.
Baca juga: Gempa Bumi Besar Tadi Pagi, Dua Wilayah Diguncang dengan Magnitudo 5,7 dan 5,8, Ini Titik Lokasinya
Baca juga: Foto Nani Tersangka Sate Sianida Hanya Kenakan Daster di Dalam Sel Tahanan Viral, Polisi Sengaja
"Sebab, di area tempat wisata tersebut mendominasi nuansa alam yakni kayu dan bambu sebagai tempat singgah serta dikelilingi oleh banyak pohon terutama pohon seho.
Ada juga tempat penyulingan/pembuatan saguer (minuman beralkohol kadar rendah)," jelas Gadis Lulusan Fakultas Ilmu Sosial Unima ini.
Kata Riri, Ini menjadi nilai plus bagi daerah kita untuk mengenalkan produk daerah yang tidak kalah menarik dengan produk dari luar.
"Jadi ketika pengunjung bisa memahami proses pembuatan minuman tersebut pengunjung juga dapat menikmati suasana alam dan tempat wisata yang menarik disana.
Jangan lupa juga untuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan, jaga jarak, cuci tangan & tetap gunakan masker yang benar," tutup Gadis yang hobi berenang ini. (Mjr)
Baca juga: Masih Ingat Edi Darmawan Salihin? Ayah Mirna Korban Kopi Sianida, Kabarnya Nikahi Perempuan Muda
Baca juga: 3 Berita Populer Hari Ini, Nikita Mirzani Bagikan Kabar Duka hingga Kabar Terbaru Siti di Si Entong
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/patriani-supit.jpg)