Berita Bitung
Dua Pos Disiapkan di Bitung untuk Pengetatan Warga yang Akan Mudik
Jajaran kepolisian di wilayah Polres Bitung bakal menggelar Operasi Ketupat Samrat 2021.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: David_Kusuma
Manado, TRIBUNMANADO.CO.ID - Jajaran kepolisian di wilayah Polres Bitung bakal menggelar Operasi Ketupat Samrat 2021.
Operasi ini digelar dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Masa Pandemi Covid 19 di wilayah Kota Bitung.
Berlangsung selama 12 hari, mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021.
Dalam operasi Ketupat Samrat 2021 ini, jajaran kepolisian mengerahkan 132 personel Polres Bitung, dibantu unsur TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan kota Bitung.
Baca juga: 6-17 Mei Aktivitas Pelayaran Antar Kepulauan di Kabupaten Kepulauan Talaud Tetap Normal
Baca juga: Ini Harapan Gadis Cantik Patriani Supit Bagi Pariwisata di Sulut
"Dalam operasi ini juga kami akan fokus ke larangan mudik, kami akan himbau ke warga Bitung mau mudik agar tidak mudik atau minimal menunda.
Ini karena situasi saat ini masih terjadi Pandemi Covid 19 dan kasus di negara India, jangan sampai terjadi di tempat kita," kata AKBP Indrapramana H, SIK melalui Kompol Edy Saputra Kabag Ops Polres Bitung usai apel gelar pasukan Operasi Ketupat Samrat 2021 di halaman Mapolres Bitung, Rabu (5/5/2021).
Menurut Kompol Edy Saputra, meminta dan memohon kepada semua masyarakat Kota Bitung untuk menjaga, mempertahankan predikat kota Bitung yag masih bertahan di zona Kuning.
Bahkan, berupaya dengan ketaatan dan disiplin warga terhadap protokol kesehatan (Prokes) bisa turun hingga zona hijau.
Baca juga: INI Dia Pasukan Rahasia yang Dibentuk Prabowo dan Luhut Disebut Bisa Langsung Tumbangkan KKB
Warga juga yang keras kepala dalam mematuhi dan menaati prokes.
Edy berharap semua pihak saling menjaga dan menerapkan prokes.
"Kami membuat pos terpadu dari unsur terkait, pos penyekatan di gerbang KEK Kelurahan Sagerat dan di Pelabuhan Samudera Bitung. Untuk antisipasi warga yang hendak datang ke Bitung dari jalur laut, dan untuk di KEK terus dilakukan himbauan ke masyarakat untuk tunda mudiknya dulu," kata dia.
Lanjut Kompol Edy Saputra, selain pos penyekatan di Pelabuhan Samudera Bitung dan gerbang KEK Kelurahan Sagerat Kecamatan Matuari, pihak Polres Bitung dan jajaran membentuk pos pengamanan dan pelayanan.
Baca juga: Jelang Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Kapal di Pelabuhan Ulu Siau Mulai Meningkat
Untuk pos pengamanan di Girian untuk antisipasi kecamcetan, perlembatan kendaraan hingga kecelakaan lalulintas di jalan.
Lalu ada pos pengamanan di pusat kota Bitung kelurahan Bitung Tengah Kecamatan Maesa Kota Bitung Provinsi Sulut.
"Pos pengamanan di pusat kota, kami asumsikan jangan sampai ada kerumuman di malam takbiran. Kami antisipasi arak-arakkan, dan kumpulan orang-orang jangan sampai terjadi," tambahnya.
Pihak kembali menegaskan, agar warga tidak masa bodoh dengan kondisi pandemi yang masih terjadi saat ini.
Baca juga: Peringatan Dini Besok Kamis 6 Mei 2021, BMKG: Ini 25 Wilayah yang Potensi Hujan Lebat Disertai Angin
Apalagi dengan kejadian di negara India.
Edy mengajak semua pihak dan unsur, jangan hanya titik beratkan kepada satu institusi saja terkait keamanan dan ketaatan terhadap prokes. "Mari kita bersama-sama bergandengan tangan," tambahnya.
Melalui operasi Ketupat Samrat 2021 ini, pihaknya juga mengajak tokoh agama Islam agar menghimbau dan menyampai-nyampaikan kepada jemaahnya menjaga prokes saat merayakan idul fitri dan berkoordinasi saat solat Ied agar tidak muncul kluster baru seperti kasus di India.
Pihaknya akan menyusulkan untuk pelaksanaan solat ied bisa berlangsung di lapangan terbuka selain 88 mesjid yang ada di Kota Bitung.
Baca juga: Ibu-ibu di Distrik Ilaga Kabur Lihat Teroris KKB Papua Berjaga Bawa Senjata, Pimpinan Peni Murib
Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat Samrat 2021 Polres Bitung dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah di Masa Pandemi Covid 19 di Wilayah Kota Bitung.
Di lapangan upacara Mapolres Bitung jalan Wolter Monginsidi Kota Bitung Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Rabu (5/5/2021).
Bertindak sebagai Inspektur Upacara Ir Maurits Mantiri MM Wali kota Bitung, membacakan amanat dari Kapolri Jendral Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M.Si.
Bertindak sebagai Komandan Apel AKP Herman Katiandagho, yang keseharian bertugas sebagai kasubag humas Polres Bitung.
Baca juga: 5 Potret Pesona Fero Walandouw Aktor Asal Manado yang Kini Dekat dengan Cita Citata & Nikita Mirzani
Peserta apel dari Unsur TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan Kota Bitung.
Pada kesempatan itu, pimpinan Apel melakukan penyematan pita kepada perwakilan peserta Apel.
Pita itu sebagai pertanda, pelaksanaan Operasi Ketupat dengan sandi Samrat 2021 yang berlangsung selama 12 hari mulai tanggal 6 Mei sampai 17 Mei 2021 di wilayah hukum Polres Bitung.
"Jadi amanat dari pak Kapolri, kira kita semua warga kota Bitung pemerintah dan semua elemen untuk memperhatikan. Apalagi terkait dengan larangan mudik, untuk dipahami dengan baik," kata Maurtis Mantiri Wali kota Bitung.(crz)
Baca juga: 5 Artis Cantik yang Pernah Luluhkan Fero Walandouw, dari Keturunan Mesir hingga Berdarah Manado
YOUTUBE TRIBUN MANADO:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/manado/foto/bank/originals/apel-gelar-pasukan-operasi-ketupat-samrat-2021-di-bitung2.jpg)