Selasa, 9 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Asal Mula, Sejarah, Penampakan Batu dari Surga Bernama Hajar Aswad, Sudah Ada Sejak Zaman Adam Hawa

Konon, manusia menyentuh batu itu dan meminta pengampunan dari Tuhan, sejak itulah Hajar Aswad berubah warna menjadi kehitaman, di mana warna gelap

Tayang:
Kolase Tribunnews/Twitter @ReasahAlharmain
Hajar Aswad merupakan batu suci yang terletak di sisi luar kabah, berikut penampakannya secara close-up. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Senin (3/5/2021) Presiden Umum Urusan Masjidil Haram dan Masjid Nabawi merilis foto close-up resolusi tinggi Hajar Aswad untuk pertama kalinya.

Dengan teknologi Fox Stack Panorama, foto Hajar Aswad dikumpulkan dengan tingkat kejelasan yang berbeda untuk menghasilakn satu gambar dengan akurasi terbesar.

Mengutip Sky News Arabia, butuh waktu 7 jam dengan 1.050 gambar Fox Stack Panorama untuk mendapatkan foto beresolusi 49.000 megapixel itu.

Proses editing foto juga membutuhkan waktu sekitar 50 jam.

Penampakan Foto Hajar Aswad dengan Resolusi 49.000 Megapixel, Butuh 50 Jam Proses Pengambilan Gambar

Sejarah Tercipta Dimana Pemerintah Arab Saudi Rilis Foto <a href='https://manado.tribunnews.com/tag/hajar-aswad' title='Hajar Aswad'>Hajar Aswad</a> yang  Terlihat Dalam Ukuran Penuh - Berita KBB

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan bahwa mereka telah mengungkap penampakan batu Hajar Aswad melalui foto beresolusi tinggi pada Senin, (3/5/2021).

Dilansir dari CNN, (4/5/2021), Presidensi Umum Urusan Masjid Agung Saudi dan Masjid Nabawi mengungkapkan, batu suci kuno di Mekkah ini dipotret dengan resolusi tinggi.

Hajar aswad difoto menggunakan kamera 49.000 megapiksel dan membutuhkan waktu lebih dari 50 jam untuk dibidik dan dikembangkan.

Pihak presidensi umum juga bekerja sama dengan agen teknik Dua Masjid Suci untuk mengambil 1.050 foto Hajar Aswad, yang masing-masing kamera berukuran 160 GB.

Pemotretan ini menggunakan teknik yang dikenal sebagai penumpukan fokus.

Teknik ini dilakukan dengan menggabungkan beberapa foto dengan titik fokus yang berbeda untuk menjaga ketajaman produk akhir.

"Hal ini penting karena kenampakan Hajar Aswad dari teknik ini belum pernah terjadi sebelumnya," ujar seorang rekan dalam studi Islam di Universitas Oxford, yang tidak terlibat dalam proyek yang bersangkutan, Afifi al-Akiti kepada CNN.

Al-Akiti mengungkapkan, warna asli Hajar Aswad sebetulnya bukan hitam. Hal ini diungkap pada foto digital yang diperbesar.

Cerita Mantan Anggota KKB yang Kembali ke NKRI: Hidup Menderita dalam Hutan dan Hanya Ditipu Janji

Sejarah Hajar Aswad

Dilansir dari Geologypage, (11/1/2018), Hajar Aswad merupakan peninggalan umat Islam, yang menurut tradisi Islam sudah ada sejak zaman Adam dan Hawa.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved