Larangan Mudik

Anggap Larangan Mudik Tak Adil, Mahasiswa Usir Pengunjung Lippo Plaza Kendari

Para mahasiswa itu mendesak agar Lippo Plaza Kendari itu tak beroperasi selama periode larangan mudik Lebaran 2021.

2. Pada periode menjelang masa peniadaan mudik yang berlaku tanggal 22 April sampai dengan tanggal 5 Mei 2021 dan pascamasa peniadaan mudik yang berlaku tanggal 18 Mei sampai dengan 24 Mei 2021, perjalanan orang harus memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Pelaku perjalanan yang menggunakan kendaraan Bermotor Umum serta Angkutan Sungai dan Danau akan dilakukan Rapid Test Antigen apabila diperlukan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Daerah dalam waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan;

b. Pelaku perjalanan yang menggunakan Kendaraan bermotor Perseorangan, dihimbau melakukan Rapid Test Antigen dalam kurun 1 x 24 jam sebelum keberangkatan;

c. Pelaku perjalanan yang menggunakan Angkutan Penyeberangan Laut, wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif rapid test antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1x 24 jam sebelum keberangkatan, dan 1 x 24 jam sebelum kepulangan;

d. Pelaku perjalanan menggunakan Transportasi Udara wajib menunjukan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu 1 x 24 jam sebelum keberangkatan, atau surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen di Bandar Udara sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan dan mengisi e-HAC Indonesia.

3. Perjalanan rutin menggunakan pelayaran terbatas wilayah satu Kecamatan/ Kabupaten/ Provinsi atau Transportasi Darat (Angkutan Laut atau Angkutan Penyeberangan Laut) dalam wilayah satu aglomerasi perkotaan dan anak berusia di bawah 5 tahun tidak diwajibkan menunjukan hasil Rapid Test Antigen.

Gubernur Sultra juga meminta Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara, Komandan Korem 143 Halu Oleo beserta jajarannya sampai tingkat kecamatan dan desa melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan surat edaran ini.

Selain itu, Kepala Dinas Perhubungan dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Sulawesi Tenggara dan kabupaten/ kota melakukan pengawasan dan evaluasi pelaksanaan surat edaran ini.

Terkait protokol kesehatan, pemerintah provinsi, TNI/ Polri, pemerintah kabupaten/ kota, dan instansi terkait lainnya agar menempatkan personil atau petugasnya di terminal bus.

Selain itu, pelabuhan dan bandara pada posko terpadu serta di titik lokasi yang menjadi pintu masuk sesuai dengan kewenangannya.(Risno Mawandili/TribunnewsSultra.com)

Sumber: 

TribunnewsSultra.com dengan judul Mahasiswa Geruduk Lippo Plaza Kendari Malam-malam Buntut Larangan Mudik, Pengunjung Mal Panik

Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved