Breaking News:

Berita Sulut

Ini Kata Pengamat Politik, Terkait Survei Prabowo Subianto Kans Kuat Calon Presiden 2024

Taufik Tumbelaka mengatakan Posisi elektabilitas Prabowo menjadi teratas dalam survey Litbang Kompas tidak terlepas karena posisi sebagai Pemimpin

Dewangga Tribun Manado
Catatan kecil Tumbelaka Academic Centre (TAC) terkait Penanggulangan Covid-19 dan Dampak Sosial Ekonomi di Sulut. 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Bursa calon presiden 2024 kian menguat. Dari hasil Survei Litbang Kompas nama Prabowo Subianto mendapatkan suara tertinggi dengan 16,4 persen responden pemilih,

disusul Anies Baswedan 10 persen, Ganjar Pranowo 7,3 persen, dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno dengan 3,7 persen. 

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapatkan 3,4 persen, dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 3,3 persen,

disusul Basuki Tjahaja Purnama 3,1 persen, Menteri Sosial Tri Rismaharini sebesar 2,4 persen, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD sebesar 2,1 persen, dan mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo sebesar 2 persen. 

Sementara itu, untuk responden yang tidak menjawab atau rahasia diketahui sebesar 21,4 persen. 

Menanggapi hal ini, Pengamat Politik Sulut Taufik Tumbelaka mengatakan Posisi elektabilitas Prabowo menjadi teratas dalam survey Litbang Kompas tidak terlepas karena posisi sebagai Pemimpin dari salah satu partai politik (Parpol) besar yang memiliki jaringan dan juga kader yang kuat. 

"Prabowo dari parpolnya sudah dianggap icon dimana posisi kefigurannya dianggap sebagai vote getter utama atau penarik suara," kata Tumbelaka kepada Tribun Manado.

Selain itu, lanjutnya, selama ini popularitas kefiguran Prabowo cukup stabil dikarenakan telah 2 kali Pemilu Presiden (Pilpres) terakhir selalu tampil sebagai kandidat dan dalam pertarungan Pilpres itu memberi perlawanan berarti.

"Oleh karena itu, sangat wajar jika muncul anggapan selama hampir 1 dekade terakhir Prabowo seperti menjadi orang ke 2 setelah Jokowi dalam hal popularitas dan juga Elektabilitas Politik," ujar Tumbelaka.

Terkait Pilpres, perjalanan politik Prabowo secara alamiah telah membentuk pendukung setia atau tercipta basis massa yang relatif kuat.

Posisi popularitas dan elektabilitas Prabowo menjadi semakin stabil dikarenakan ada dalam lingkaran kabinet dimana mempunyai keuntungan tersendiri.

"Yang mana level kabinet mendapat perhatian nasional lebih luas dibandingkan figur lain yang memegang posisi tingkat lebih kecil seperti propinsi," sebut Tumbelaka.

Namun, terlepas dari hasil survey terakhir, kedepan akan terjadi dinamika lebih menarik lagi dikarenakan mesin parpol akan lebih giat berperan dan bermanuver guna meraih popularitas dan elektabilitas figur yang mereka. 

"Ini tentu akan semakin dinamis, termasuk mulai dipasangkannya figur lain guna melihat reaksi publik," tutup Tumbelaka. ( Tribunmanado/Mjr)

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMANADO OFFICIAL:

Penulis: Majer Lumantow
Editor: Rhendi Umar
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved