Breaking News:

Berita Sitaro

Disperindag-Naker Sitaro Gelar Pasar Murah, Ini Daftar Barang dan Harganya

Kegiatan yang berlangsung di Kanopi Boulevard Ulu Siau ini merupakan program tahunan Disperindag-Naker.

tribunmanado.co.id/Octavian Hermanses
Pasar Murah yang digelar Diseprindag-Naker Sitaro berlokasi di Kanopi Kawasan Boulevard Ulu Siau 

TRIBUNMANADO.CO.ID, ManadoDinas Perindustrian Perdagangan dan Tenaga Kerja (Disperindag-Naker) Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) menggelar pasar murah, Selasa (04/05/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Kanopi Boulevard Ulu Siau ini merupakan program tahunan Disperindag-Naker jelang hari-hari besar keagamaan seperti Idulfitri atau Natal.

Kepala Bidang Perdagangan Disperindag-Naker Sitaro David Jacobs mengatakan, pasar murah ini bertujuan untuk mengendalikan harga sekaligus membantu masyarakat memperoleh kebutuhan bahan pokok.

"Program kerja Dinseprindag-Naker ini dalam rangka pengendalian harga sekaligus dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat dan lebih prioritas lagi bagi masyarakat beragama muslim, yang akan menyambut perayaan Idul Fitri," kata Jacobs.

Kegiatan yang menuai apresiasi masyarakat itu berlangsung selama dua hari dengan dua lokasi berbeda, yakni di Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) di Kelurahan Ondong Kecamatan Siau Barat serta Kanopi Boulevard Ulu Siau Kecamatan Siau Timur.

"Kemari di wilayah Siau Barat dan hari ini di wilayah Siau Timur," ujar Jacobs.

Adapun jenis-jenis bahan pokok yang dijual dalam pasar murah atau operasi pasar ini antara lain beras (Istana Pangan) ukuran 5 kilogram seharga Rp 45.000, gula pasir Rp 10.000 per kilogram, minyak goreng (Bimoli) Rp 12.000 per liter, tepung Rp 6000 per kilogram dan mentega (Blue Band) Rp 55.000 per kilogram.

Sedangkan sasaran penjualan diprioritaskan bagi masyarakat beragama muslim.

"Kalau barang masih tersedia, kita buka untuk umum. Untuk harga jual, perbedaan di pasaran dengan operasi pasar ini antara Rp 5000 hingga Rp 10.000 tiap itemnya," sebut Jacobs.

Terkait penerapan protokol kesehatan, ia menyatakan hal tersebut menjadi sebuah kewajiban yang diterapkan baik pihak penyelenggara maupun masyarakat selaku pembeli. "Masyarakat wajib memakai maske saat membeli barang.

Halaman
12
Penulis: Octavian Hermanses
Editor: Rizali Posumah
Sumber: Tribun Manado
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved