Selasa, 19 Mei 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Liga Italia

Wakil Presiden Inter Milan: Perjalanan Pasukan Antonio Conte Tak Mudah, Sentil Liga Champions

Inter Milan telah mengunci persaingan serie A, Italia dengan menjadi scudetto gelaran Liga Italia musim 2020/2021

Tayang:
Editor: Aswin_Lumintang

TRIBUNMANADO.CO.ID, ITALIA - Inter Milan telah mengunci persaingan serie A, Italia dengan menjadi scudetto gelaran Liga Italia musim 2020/2021, meski menyisahkan 4 laga lagi.

Hasil ini tentu menggembirakan manajemen Inter Milan, tak terkecuali Wakil Presiden Inter Milan, Javier Zanetti tak sungkan untuk berbagi cerita perihal resep rahasia kesuksesan timnya menjadi jawara Liga Italia musim 2020/2021.

Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, masuk lapangan menggantikan Jonathan pada menit ke-52 laga Serie-A melawan Lazio, di Giuseppe Meazza, Sabtu (10/5/2014). Itu adalah laga terakhir Zanetti di Giuseppe Meazza, yang telah menjadi rumahnya sejak 1995.
Kapten Inter Milan, Javier Zanetti, masuk lapangan menggantikan Jonathan pada menit ke-52 laga Serie-A melawan Lazio, di Giuseppe Meazza, Sabtu (10/5/2014). Itu adalah laga terakhir Zanetti di Giuseppe Meazza, yang telah menjadi rumahnya sejak 1995. (AFP)

Seperti yang diketahui penantian 11 tahun Inter Milan untuk bisa mencicipi gelar juara scudetto Liga Italia akhirnya tercipta pada musim ini.

Inter Milan dibawah komando Antonio Conte secara resmi telah memastikan diri sebagai jawara scudetto musim ini, Minggu (2/5/2021) semalam.

Kepastian Inter Milan merengkuh gelar juara didapatkan setelah hasil imbang didapatkan oleh Atalanta melawan Sassuolo pada pekan 34 Liga Italia.

Baca juga: Toyota Luncurkan Raize untuk Menambah Pilihan di Segmen SUV

Baca juga: Kecelakaan Maut Tadi Pagi, Pemotor Tabrak Truk Tewas di Tempat, Melaju Kencang dan Terlalu ke Kanan

Hasil imbang yang diterima Atalanta membuat jarak poin mereka dengan Inter Milan sudah tak bisa dikejar.

Inter Milan dan Atalanta saat ini memiliki jarak 13 poin di papan klasemen sementara Liga Italia.

Dengan menyisakan empat laga sisa maka bisa dipastikan perolehan poin Inter Milan tak bisa terkejar.

Javier Zanetti yang masih aktif menjadi pemain kala Inter Milan merengkuh gelar scudetto terakhir 11 tahun lalu mencoba angkat bicara.

Pria yang kini menduduki posisi sebagai wakil presiden Inter Milan itu beranggapan keberhasilan timnya dilalui lewat proses yang tak mudah.

Hanya saja pada akhirnya keputusan manajemen Inter Milan menunjuk Antonio Conte telah membuat segalanya berjalan ke arah yang benar.

Baca juga: Polemik Pembangunan Perumahan di Desa Sea, DPRD Minahasa Tidak Ada Tindak Lanjut

Baca juga: Kecelakaan Maut Pukul 21.10 WIB, Seorang Pengendara Supra Tewas, Korban Tabrakan dengan Jupiter MX

Zanetti memandang kehadiran Conte mampu menjadikan Inter Milan memiliki budaya baru berupa kerja keras tinggi untuk mencapai titik kesuksesan.

Conte dianggap secara brilian mampu menanamkan mentalitas pemenang ke dalam skuat Nerazzurri.

"Kemenangan ini berawal dari dua tahun lalu, saat Conte dan staffnya melintasi gerbang rumah kami," akui Zanetti dilansir Football Italia.

"Mereka membawa budaya kerja tingkat atas, mereka juga mampu menunjukkan mentalitas pemenang yang hebat,".

"Yang mereka lakukan sepanjang hari adalah bagaimana memikirkan meningkatkan tim," tambahnya.

Lebih lanjut, Zanetti memuji tingkat profesionalitas jajaran pelatih dan pemain Inter Milan di lapangan.

Alhasil raihan gelar scudetto menjadi bentuk hadiah yang layak mereka dapatkan pada musim ini.

"Tim telah melalui perjalanan yang luar biasa dengan profesionalitas yang hebat dan mengatasi beberapa kesulitan," puji Zanetti.

"Mereka selalu percaya pada pekerjaan yang kami lakukan secara bersama,".

"Scudetto ini adalah hadiah bagi mereka, mereka telah menulis halaman baru, luar biasa dan penting dalam sejarah klub ini, serta membuat jutaan penggemar merasa senang," tukasnya menambahkan.

Kesuksesan Inter Milan untuk bisa mendulang gelar scudetto musim ini memang tak berjalan mudah, apalagi bagi Antonio Conte.

Conte kerap kali menjadi sasaran kritikan lantaran ia sendiri merupakan pemain dan pelatih tim rival Inter Milan yakni Juventus.

Pada musim perdana bersama Inter Milan, Conte gagal mempersembahkan gelar satu pun kepada Nerazzurri.

Meskipun demikian lonjakan performanya sebenarnya mampu diperlihatkan para pemain Inter Milan di bawah asuhan Conte.

Sebagaimana misal, Inter Milan mampu melaju ke babak semifinal Coppa Italia, final Liga Eropa, dan runner-up klasemen Liga Italia.

Di musim ini saja, Conte gagal membawa Inter Milan melesat lebih jauh dalam gelaran Liga Champions dan Coppa Italia.

Hanya saja rentetan kegagalan tersebut membuat Inter Milan kembali mampu membuktikan diri bahwa masa kegemilangan mereka belumlah habis.

Keberhasilan meraih gelar scudetto musim ini menjadi bukti nyata kehadiran Conte ternyata menjadi hal yang tepat bagi Inter Milan.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)


Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Javier Zanetti Bongkar Resep Rahasia Inter Milan Menangkan Scudetto ke-19, https://www.tribunnews.com/superskor/2021/05/03/javier-zanetti-bongkar-resep-rahasia-inter-milan-menangkan-scudetto-ke-19?page=all.
Penulis: Dwi Setiawan
Editor: Drajat Sugiri
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved